Oops! Mohon Maaf, sistem keamanan kami mendeteksi bahwa browser yang Anda gunakan tidak bisa membuka situs ini dengan baik. Mohon Gunakan browser lain seperti: Google Chrome!
21 November 2018 /

Manfaat dan Khasiat Daun Salam Sebagai Anti-diabetes Tipe 2

Insiden penyakit menular ke penyakit tidak menular telah meningkat secara global. Diabetes mellitus atau DM telah masuk dalam peringkat sepuluh penyebab kematian di dunia. Penyakit ini diduga ada hubungannya dengan gaya hidup yang tidak sehat. 

Faktor diabetes tipe 2 merupakan penyebab umum kejadian diabetes mellitus dan prevalensi diabetes terus meningkat setiap tahunnya , Pada tahun 2013 peningkatan penyait ini diketahui lebih dari 392 juta orang di seluruh dunia menderita diabetes. Riset Kesehatan Dasar (RISKESDAS) tahun 2013 menyatakan bahwa tingkat prevalensi diabetisi adalah sebesar 6,8 persen. Data International Diabetes Federation (IDF) 2015 mengungkapkan bahwa jumlah penderita diabetes (diabetisi) berjumlah 415 juta orang, dan diperkirakan akan terus meningkat di tahun 2040 menjadi sekitar 642 juta atau 55 persen.

Manfaat dan Khasiat Daun Salam Sebagai Anti-diabetes Tipe 2
Di Indonesia sendiri diketahui penedrita penyakit Diabetes menempati urutan keempat di dunia dengan 8,4 juta orang pasien DM. 

Tanaman obat dilaporkan lebih aman daripada obat sintetis. Selain itu, harganya relatif lebih murah dan memiliki efek samping yang minimal. Penggunaan tanaman obat tradisional harus perlu dipertimbangkan dalam pengobatan diabetes. 

Penggunaan bahan-bahan alami yang dapat digunakan sebagai pengobatan alternatif untuk diabetes mellitus tipe 2 adalah daun salam  (Syzygium polyanthum (wight) Walp) yang diketahui mengandung antidiabetes. 

Manfaat daun salam memiliki senyawa aktif seperti eugenol, tanin dan flavonoid. Daun ini memiliki potensi sebagai obat antidiabetes untuk pasien dengan diabetes mellitus tipe 2.

Kegunaan daun salam telah di uji oleh berbagai ahli di dunia, Berikut adalah cara untuk mengelola diabetes tipe 2 dengan daun salam sebagai antidiabetes tipe 2.

Jika Anda menderita diabetes tipe 2, Daun Salam merupakan pilihan obat tradisional yang akan membantu Anda mengelola tingkat gula darah Anda.

Ketika datang ke diabetes, Anda harus ekstra hati-hati tentang apa yang harus Anda makan dan apa yang tidak, selain mengikuti pedoman diet yang ketat. Namun, makanan tertentu dalam diet dapat membantu Anda untuk mengatur kadar glukosa dalam cara yang efektif. Dan salah satu bahan dari alam yang mudah tersedia adalah daun salam. Rempah-rempah kuliner ini tidak hanya membantu dalam kontrol glukosa darah tetapi juga membantu Anda mempertahankan profil lipid di bawah kontrol.
Manfaat dan Khasiat Daun Salam Sebagai Anti-diabetes Tipe 2

Manfaat dan Khasiat Daun Salam Untuk Diabetes

Daun salam dikemas dengan banyak manfaat kesehatan, beberapa di antanya sebagai berikut:

Menurut sebuah penelitian yang diterbitkan dalam Journal of Clinical Biochemistry and Nutrition, daun salam menunjukkan peningkatan yang signifikan dalam fungsi insulin pada orang yang menderita diabetes tipe 2, ketika diambil selama 30 hari. Efek hipoglikemik daun salam dikaitkan dengan kehadiran minyak esensial dan fitokimia, yang mengendalikan glukosa dan meningkatkan metabolisme. Juga, komponen aktif dari daun ini yaitu polifenol, memiliki aktivitas potensiasi insulin, sehingga membantu kontrol glukosa secara efektif.

Tidak hanya itu, daun salam juga menunjukkan penurunan sebanyak 26% dari kolesterol total termasuk kolesterol LDL (low-density lipoprotein) dan trigliserida dan meningkatkan sekitar 20%  kolesterol HDL (high-density lipoprotein).

Bagaimana cara menggunakannya?

Untuk hasil terbaik, disarankan untuk mengambil obat anti-diabetes dan mengikuti pedoman diet yang tepat bersama dengan daun salam dalam diet. Studi ini mengungkapkan bahwa mengkonsumsi 1 sampai 3 gram daun salam per hari selama 30 hari meningkatkan profil glukosa dan lipid pada diabetes tipe 2 dan karenanya, menurunkan risiko dan komplikasi yang terkait dengan diabetes dan penyakit kardiovaskular. 

Anda dapat menambahkan daun salam dalam sup dan kari untuk membuat sebagian besar dari itu. Bahkan menambahkan sesendok bubuk daun salam saat memasak dapat membantu Anda mendapatkan khasiat  anti-diabetes dan anti-kolesterol. Jadi jangan lupa untuk persediaan dan mengkonsumsi daun salam jika Anda memiliki diabetes atau menderita faktor-faktor risiko diabetes seperti penyakit jantung.

Sebagai tambahan informasi, untuk mengenal manfaat dan khaist dari rempah tradisional ini, baca terus  artikel dibawah ini. Manfaat dan Khasiat Daun Salam:

Meningkatkan fungsi insulin pada penderita diabetes

Seperti yang sudah dijelaskan di atas daun salam memiliki kemampuan bahwa daun salam mampu menurunkan kadar gula darah pada penderita diabetes. Polifenol, komponen ini aktif dalam daun ini meningkatkan fungsi insulin dan dengan demikian, membantu dalam mengendalikan tingkat gula darah.

Turunkan risiko penyakit kardiovaskular

Asupan harian 1 – 2 g daun salam dipercayai mampu menurunkan kolesterol dan dengan demikian, menurunkan risiko menderita penyakit kardiovaskular, terutama pada orang yang menderita diabetes tipe 2. Ini tidak hanya menunjukkan peningkatan HDL (high-density lipoprotein) kolesterol, tetapi juga banyak laporan yang menyatakan penggunaan daun salam memiliki peranan dalam penurunan yang signifikan Kolesterol LDL (Low-density lipoprotein) dan tingkat trigliserida dalam tubuh.

Efektif terhadap penyembuhan luka

Studi telah membuktikan bahwa daun salam mempunyai kemampuan dalam penyembuhan luka dengan mengurangi peradangan di daerah yang terkena. Ini adalah salah satu pengobatan kuno yang paling umum digunakan untuk mengobati luka.

Mencegah masalah pencernaan

Tidak banyak orang tahu bahwa daun salam bertindak sebagai agen diuretik. Ketika Anda baik makan daun salam kering atau minum infus, meningkatkan keinginan Anda untuk buang air kecil dan dengan demikian, membantu dalam mengurangi kelebihan air. Hal ini juga merangsang muntah dan dengan demikian, membantu dalam menghilangkan racun dari tubuh dan mencegah masalah pencernaan.

Bahan Tradisional Alami untuk pengobatan infeksi mikroba

Menderita infeksi mikroba? Coba daun salam. daun ini diketahui memiliki sifat zat yang menghambat infeksi dan juga mengurangi keringat berlebihan yang umum selama sakit. Infeksi yang disebabkan karena Staphylococcus aureus, Streptococcus pirogen, Aspergillus fumigatus dan Candida albicans dapat diobati secara efektif dengan daun salam.

Mengobati Hipertensi
Daun salam yang tinggi akan kandungan zat tannin dan flavonoida dapat mengobati tekanan darah tinggi atau hipertensi yang Anda derita.