Oops! Mohon Maaf, sistem keamanan kami mendeteksi bahwa browser yang Anda gunakan tidak bisa membuka situs ini dengan baik. Mohon Gunakan browser lain seperti: Google Chrome!
06 December 2018 /

Manfaat Pare & Efek Samping Untuk Kesehatan

Bugarfit.com – Khasiat Dan Manfaat Peria atau pare dibeberapa daerah seperti Jawa di sebut sebagai paria, pare, pare pahit, pepareh. Sumatera prieu, fori, pepare, kambeh, paria. Nusa Tenggara paya, truwuk, paitap, paliak, pariak, pania, dan pepule, Sulawesi, poya, pudu, pentu, paria belenggede, palia.

Manfaat Pare Untuk Kesehatan

Peria atau pare adalah tumbuhan merambat yang berasal dari wilayah Asia Tropis, terutama daerah India bagian barat, yaitu Assam dan Burma. Aanggota suku labu-labuan atau Cucurbitaceae ini biasa dibudidayakan untuk dimanfaatkan sebagai sayuran maupun bahan pengobatan. Nama Momordica yang melekat pada nama binomialnya berarti “gigitan” yang menunjukkan pemerian tepi daunnya yang bergerigi menyerupai bekas gigitan. 

Pare adalah sejenis tumbuhan merambat dengan buah yang panjang dan runcing pada ujungnya serta permukaan bergerigi. Pare tumbuh baik di dataran rendah dan dapat ditemukan tumbuh liar di tanah terlantar, tegalan, dibudidayakan, atau ditanam di pekarangan dengan dirambatkan di pagar. 
Tanaman ini tumbuh merambat atau memanjat dengan sulur berbentuk spiral, banyak bercabang, berbau tidak enak serta batangnya berusuk isma. Daun tunggal, bertangkai dan letaknya berseling, berbentuk bulat panjang, dengan panjang 3,5 – 8,5 cm, lebar 4 cm, berbagi menjari 5-7, pangkalnya berbentuk jantung, serta warnanya hijau tua. Bunga merupakan bunga tunggal, berkelamin dua dalam satu pohon, bertangkai panjang, mahkotanya berwarna kuning. Buahnya bulat memanjang, dengan 8-10 rusuk memanjang, berbintil-bintil tidak beraturan, panjangnya 8-30 cm, rasanya pahit, warna buah hijau, bila masak menjadi oranye yang pecah 
Kandungan Gizi & Nutrisi dalam Pare
Pare mengandung protein, karbohidrat, dan sedikit lemak. Mineralnya tak kalah banyak. Pare kaya akan kalsium, zat besi dan fosfor. Vitamin yang menonjol terdapat di dalamnya adalah vitamin A dan vitamin C. 
Dari penelitian yang dilakukan di Jepang tahun 2003 juga diketahui bahwa biji pare merupakan anti oksidan yang cukup kuat untuk melawan radikal bebas di dalam tubuh yang memicu pembentukan sel kanker, mempercepat penuaan, penyumbatan arteri, stroke, dan diabetes mellitus. 
Buah pare mengandung karatin, hydroxyttyptamine, vitamin A, B, dan C. Sementara itu bijinya mengandung momordisin. Hampir semua bagian tanaman ini, baik biji, bunga, daun, maupun akar, berkhasiat untuk obat. Namun, buah pare paling sering digunakan untuk bahan ramuan obat terutama diabetes mellitus. 
Efek farmakologis dari tanaman ini rasanya pahit dan sifatnya dingin, pare berkhasiat sebagai antiradang, menurunkan kadar glukosa darah, untuk mengobati batuk, radang tenggorok, radang mata merah, rematik dan sariawan disentri.
Khasiat & Manfaat Pare untuk Kesehatan : 
1. Melancarkan pencemaan. 
Walaupun pare memiliki rasa yang pahit, namun pare bisa merangsang pencernaan dan gerakan makanan dalam usus sampai dikeluarkan dalam tubuh. Bagi Anda yang memiliki masalah gangguan pencernaan, tak ada salahnya untuk menambahkan pare dalam menu makan siang atau malam.

2. Menjaga Kecantikan Kulit
Buahnya yang mengandung Albiminoid,karbohidrat dan zat wama.  Daunnya mengandung zat pahit, minyak lemak, asam dammar, protein, besi, kalsium, fosfor, vitamin A, B1 dan C yang terkandung dalam buah pare, bermanfaat untuk menjaga kecantikan kulit. Menurunkan kadar gula darah. Pare mengandung charntine, senyawa insulin dan alkaloids yang bertanggung jawab untuk penurunan kadar gula darah. Oleh karena itu, pare sangat cocok dikonsumsi oleh para penderita diabetes dan pencegahan diabetes tipe dua.

3. Penangkal sel kanker
Manfaat buah pare untuk kesehatan adalah dapat menjadi penangkal sel kanker. Hal ini telah dibuktikan dalam suatu penelitian di Jepang. Dalam penelitian tersebut, digunakan beberapa tikus yang diinjeksi sel kanker kemudian diinjeksi dengan ekstrak buah pare.

4. Mengatasi asma 
Sebuah studi dari Universitas of Massachusetts menunjukkan bahwa respons tubuh terhadap konsumsi makanan pahit, seperti pare merangsang indra pengecap yang ada di sel saluran pernapasan.

5. Pengobatan Alami
Pare juga dimanfaatkan untuk pengobatan. Kadar kalsium didalam buah pare tergolong tinggi, sehingga mimpu menaikkan produksi sel-sel beta dalam pancreas untuk menghasilkan insulin. Senyawa fitokimia lutein dan likopen didalam buah pare berkasiat sebagai anti kanker, antibiotika, antivirus, perangsang produksi insuliri, penyeimbang tekanan darah dan kadar gula darah, perangsang nafsu makan dan pembasmi cacing usus.

6. Mencegah sel kanker pankreas
Para peneliti dari University of Colorado, Amerika Serikat menunjukkan bahwa sari pare bisa menghentikan sel kanker pankreas memproses glukosa. Hal tersebut penting karena sel kanker memerlukan energi untuk bertahan dan memblokir persediaan glukosa agar bisa membunuh sel kanker tersebut. Buah pare juga kaya serat, vitamin C, karoten, dan kalium. Seratnya baik untuk menjaga kesehatan pencemaan, dan karotennya dapat meningkatkan aktivitas dan kesehatan mata, seperti karoten pada wortel. Kalium punya kemampuan mengatasi konsumsi natrium yang berlebihan sehingga membuat pembuluh darah lebih lentur, sehingga baik untuk kesehatan jantung.

7. Obat diabetes
Pare yang masih muda digunakan sebagai obat diabetes, gangguan pencernaaan, obat malaria, penyakit kuning dan bronkhitis. Daun pare juga tidak kalah penting dengan buahnya, Penggunaan Pare sebagai obat diabetes bisa diolah dengan cara di Jus seperti dibawah ini.

Ambil buah pare segar dan juga jeruk nipis, Anda juga dapat menambahkan kunyit agar jus lebih efektif. bahan bahan yang sudah disaipkan di Cuci terlebih dahulu, lalu kupas kulit pare dan Potong buah parenya, lumuri dengan garam dan kunyit. Peras cairan pahit dari campuran ini.

Jika cairan pahit sudah keluar, blender buah pare hingga halus. kemudian Sajikan dengan perasa jeruk nipis untuk membuat aroma dan rasa sedikit lebih baik.

8. Menghilangkan jerawat.
Sayuran yang satu ini selain dapat menghilangkan jerawat, ternyata mampu membersihkan darah dan menjaga kulit dari penyakit seperti kudis, bisul, dan infeksi jamur. Untuk menghilangkan jerawat menggunakan pare, anda dapat mengolahnya menjadi untuk diminum maupun untuk masker wajah. Berikut caranya:

  • Jus Pare untuk Diminum: Untuk membuat jus pare caranya sangat mudah. Campurkan pare, air putih secukupnya dan perasan jeruk nipis atau lemon untuk menghilangkan rasa pahit ke dalam blender atau juicer. Minum jus pare setiap pagi.
  • Pare untuk Masker Wajah: Caranya, cuci 1 buah pare, haluskan dengan menumbuk atau masukkan ke blender dengan menambah air putih secukupnya. Saring tumbukan pare dan pisahkan ampas dengan airnya. Pergunakan ampasnya untuk masker. Sebelum menggunakan masker pare, pastikan wajah dalam keadaan bersih, oleskan masker pare pada wajah dan tunggu hingga menyerap pada kulit wajah. Bilas hingga bersih, lakukan seminggu dua kali untuk hasil maksimal.

Penting Wajib Diingat :
Penderita dengan organ limpa dan lambung yang lemah serta dingin, jika makan buah pare akan menimbulkan sakit perut, muntah, dan diare. Orang dengan nafsu makan yang tidak bagus juga jangan makan pare terialu banyak.

Walaupun pare relatif aman dikonsumsi dengan dosis rendah, tetapi pemakaian lebih dari 4 minggu tidak dianjurkan.

Ibu hamil dilarang minum rebusan daun pare dan buah pare. Hal ini karena kandungan zat aktifnya, alpha dan beta monocharins akan menstimulasi rahim (uterus) dan menyebabkan keguguran.