Oops! Mohon Maaf, sistem keamanan kami mendeteksi bahwa browser yang Anda gunakan tidak bisa membuka situs ini dengan baik. Mohon Gunakan browser lain seperti: Google Chrome!
21 November 2018 /

Dahsyatnya Manfaat Sayuran Brokoli Untuk Kesehatan

Brokoli (Brassica oleracea L. Ketompok Italica) adalah tanaman sayuran yang termasuk dalam suku kubis-kubisan atau Brassicaceae. Brokoli berasal dari daerah Laut Tengah dan sudah sejak masa Yunani Kuno dibudidayakan. Sayuran ini masuk ke Indonesia belum lama (sekitar 1970-an) dan kini cukup populer sebagai bahan pangan. Bagian brokoli yang dimakan adalah kepala bunga berwarna hijau yang tersusun rapat seperti cabang pohon dengan batang tebal. Sebagian besar kepala bunga tersebut dikelilingi dedaunan. Brokoli paling mirip dengan kembang kol, namun brokoli berwarna hijau, sedangkan kembang kol putih. Brokoli merupakan tanaman yang hidup pada cuaca dingin. Sebagai makanan, brokoli biasanya direbus atau dikukus, atau dapat pula dimakan mentah. 
Dahsyatnya Manfaat Sayuran Brokoli Untuk Kesehatan
Dahsyatnya Manfaat Sayuran Brokoli Untuk Kesehatan

Cara terbaik dalam mengolah brokoli adalah dengan cara dikukus. Hal ini bertujuan agar segala vitamin dan nutrisi penting di dalamnya tidak hilang selama proses pemasakan. Merebus brokoli akan menghilangkan sekitar 50 % asam folat yang terkandung di dalamnya. Oleh karena itu, jika ingin mengolah brokoli dengan cara direbus, sebaiknya brokoli tidak direbus terlalu lama, kira-kira tidak lebih dari 5 menit.

Brokoli mengandung vitamin C dan serat makanan dalam jumlah banyak. Brokoli juga mengandung senyawa glukorafanin, yang merupakan bentuk alami senyawa antikanker sulforafana (sulforaphane). Selain itu, brokoli mengandung senyawaan isotiosianat yang, sebagaimana sulforafana, ditengarai memiliki aktivitas antikanker.  Bagian yang Dikonsumsi : Bunga sebelum mekar.

Khasiat & Manfaat Brokoli Bagi Kesehatan : 
penelitian demi penelitian telah menunjukan bahwa sayur silangan, terutama brokoli, mempunyai banyak kemampuan dalam menangkal berbagai macam penyakit diantaranya ialah sebagai berikut:

1. Menjaga sistem saraf. 
Brokoli mengandung katium yang tinggi, yang membantu menjaga sistem saraf yang sehat dan fungsi otak yang optimal, serta mendorong perkembangan otot.

2. Mengatur tekanan darah. 
Brokoli juga diketahui mengandung magnesium dan kalsiumyang dapat nnembantu dalam mengatur tekanan darah.

3. Melawan radikal bebas. 
Secangkir brokoli mengandung vitamin C yang tinggi, antioksidan yang diperlukan untuk melawan radikal bebas. Selain itu, vitamin C adalah antihistamin yang efektif untuk meringankan ketidaknyamanan dari flu yang menyerang.

4. Menjaga kesehatan tulang. 
Brokoli mempunyai kandungan kalsium dan vitamin K yang tinggi.’ Keduanya sangat penting bagi kesehatan tulang dan mencegah osteoporosis.

5. Menjaga kesehatan kulit. 
Brokoli sangat membantu dalam memperbaiki kulit yang rusak dikarenakan hal-hal tertentu seperti luka akibat sinar matahari. Glucoraphanin yang terkandung di dalam brokoli dapat membantu memperbaiki kerusakan kulit.

6. Menjaga sistem kekebalan tubuh. 
Secangkir brokoli mengandung beta-karoten yang tinggi, yang dapat menjaga sistem kekebalan tubuh. Kandunganmineral-mineral seperti seng dan selenium adalah aktor utama yang menjaga pertahanan kekebalan tubuh.

7. Mencegah kanker. 
Brokoli rnengandung glucoraphanin, dimana tubuh akan memprosesnya menjadi senyawa anti-kanker, sufforaphane. Senyawa ini akan mengusir bakteriyang ada ditubuh, Helicobacter pylori, sebuah bakteri yang diketahui dapat meningkatkan risiko kanker lambung. Selain itu, brokoli mengandung indole-3-carbinol, sebuah senyawa antioksidan dan antikarginogen yang hebat dalam menghambat pertumbuhan kanker payudara, kanker prostat, kanker leher rahim (kanker serviks), serta dapat meningkatkan fungsihati.baru-baru ini studi terbaru dari Texas A&M Health Science Center beralih kepada senyawa yang lebih spesifik pada brokoli dan sayur silangan lainnya yang dikenal sebagai ‘sulforaphane’, dan diketahui bukan hanya mampu mencegah kanker, namun juga bisa digunakan untuk membantu mengobati kanker.

8. Tinggi akan serat
Brokoli kaya akan serat, yang dapat membantu pencernaan, mencegah sembelit, mempertahankan kestabilan gula darah, dan membantu anda dalam mencegah makan yang berlebihan. Selain serat, secangkir brokoli juga mengandung protein yang tinggi, hampir sama dengan secangkir beras atau jagung, namun dengan kalori yang lebih sedikit.

9. Menjaga kesehatan mata. 
Brokoli diketahuijuga dapat membantu menjaga kesehatan mata. Penelitian menunjukkan bahwa karotenoid lutein (pigmen organik) yang terdapat pada brokoli dapat mencegah degenerasi makular
terkait usia dan juga katarak, serta memiliki efek anti kanker. Selain itu, brokoli merupakan sumber utama vitamin A yang diperlukan untuk membentuk retina.

10. Menjaga kesehatan jantung. 
Karotenoid luteinyangterkandung dalam brokoli dapat memperlambat atau mencegah penebalan arteri dalam tubuh manusia, sehingga dapat memerangi penyakit jantung dan stroke. Vitamin B6 dan asam folat dalam brokoli juga dapat mengurangi aterosklerosis, radang pada pembuluh darah manusia.

Cara Pemakaian : Brokoli bisa dimakan mentah sebagai salad, direbus, atau dimasak dengan sayuran lain dengan ukuran secukupnya. Jika melakukan perebusan, jangan terlalu lama, lakukan beberapa menit saja. Dalam Brokoli terkandung banyak nutrisi bila dimakan mentah. Pemanasan yang lama akan merusak senyawa antikanker.