Oops! Mohon Maaf, sistem keamanan kami mendeteksi bahwa browser yang Anda gunakan tidak bisa membuka situs ini dengan baik. Mohon Gunakan browser lain seperti: Google Chrome!
20 November 2018 /

Asam Urat Kaya Gimana? Begini Cara Mengetahui Ciri-cirinya

Asam Urat Kaya Gimana? Asam urat adalah zat yang biasanya dapat ditemukan dalam darah kita. Hal ini larut di dalamnya, terutama dalam bentuk urat dan dalam jumlah kecil sebagai asam urat.
Asam Urat Kaya Gimana? Begini Cara Mengetahui Ciri-cirinya

 

Ginjal adalah organ yang menghilangkan asam urat par excellence, untuk mencegahnya membangun dalam tubuh kita, tapi sebagian kecil dari itu juga dibuang di saluran usus kita.

 

Ciri-ciri asam urat mencakup bagian yang terkena asam urat itu sendiri, ketika konsentrasi asam urat dalam darah, menumpuk lebih dari yang seharusnya, melebihi nilai 7MG/dl pada wanita dan 7,5mg/dl pada pria, ada suatu kondisi yang disebut hyperuricemia atau kelebihan asam urat dalam darah.

Akumulasi asam urat (hiperurisemia) disebabkan karena konsentrasi lebih tinggi dari normal, menyiratkan pengasaman pH darah, menyebabkan kerusakan jaringan. gejala yang berhubungan dapat muncul (sebagai indikator gejala), dan berbagai masalah dalam kesehatan kita.

Pada umunya gejala asam urat akan menyerang sendi yang secara tiba-tiba terasa sangat sakit (terutama sendi jempol kaki) merupakan gejala penyakit asam urat yang umum terjadi.

 

Seseorang yang terkena asam uram urat kerap sekali akan mengalami kesulitan untuk berjalan, hal itu disebabkan oleh rasa sakit yang sangat mengganggu. Gejala asam urat walaupun bisa menyerang kapan saja, namun umumnya gejala pada penderita biasanya lebih terasa di malam hari.

 

Perlu anda ketahui penyakit asam urat itu, tidak hanya menyerang bagian sendi jempol kaki saja, sendi-sendi lain yang terletak di ujung anggota badan juga berpotensi tinggi terkena serangan penyakit asam urat. Misalnya sendi pergelangan kaki, telapak kaki tengah, lutut, pergelangan tangan, jari-jari tangan, dan siku.

 

Catatan: tanda-tanda diatas tidak hanya terjadi pada penderita asam urat saja, gejala diatas juga dapat ditiru oleh penyakit rheumatoid arthritis (RA)/Rematik.  Asam urat memang termasuk jenis rematik, tapi rematik belum tentu asam urat!. Untuk informasi lebih lengkap mengenai perbedaan antara penyakit Asam urat dengan rematik anda dapat membacanya dalam artikel dibawah ini.

ReadRematik dan Asam Urat Serupa Tapi Tak Sama!

Penyakit Asam Urat biasanya nyeri berkembang dengan cepat dalam tempo beberapa jam. Penderita akan mengalami nyeri hebat disertai dengan pembengkakan, sensasi panas, serta kemunculan warna kemerahan pada kulit yang melapisi sendi.

 

Serangan penyakit asam urat umumnya berlangsung dalam kurun 3-10 hari. Saat gejala mereda dan bengkak mengempis, kulit di sekitar sendi yang kena akan tampak bersisik, terkelupas, dan terasa gatal. Meski serangan bisa reda dengan sendirinya, namun kondisi ini tidak boleh diabaikan. Pengobatan harus tetap dilakukan, antara lain untuk mencegah risiko kambuh dengan tingkat keparahan gejala yang meningkat, risiko penyebaran ke sendi-sendi yang lain, dan risiko kerusakan permanen pada sendi.
Saran: berkonsultasilah dengan pihak layanan penyedia kesehatan (Dokter) terdekat di tempat anda jika anda mengalami salah satu atau beberapa kondisi yang telah disebutkan diatas, untuk mendapatkan penangan yang tepat dan akurat.

 

Bagaimana Cara Mencegah Asam Urat?

Adapun pencegahan yang mengarah pada pengendalian kadar asam urat dalam tubuh agar tidak melonjak atau kadar asam urat tidak meningkat merupakan faktor terpenting dalam jangka panjang mencegah asam urat berlebih.

 

Karena kadar asam urat dalam tubuh itu ada secara alami, dan jumlahnya dapat meningkat bisa disebabkan karena adanya faktor dari luar, misalnya mengkonsumsi makanan tertentu.  Dalam upaya mengendalikan kadar asam urat agar tidak meningkat, berikut ini beberapa tips dari situs Best Gout Remedies, untuk mengandalikan kadar asam urat, yaitu:

 

Menghindari makanan yang kaya purin
Tukar dengan makanan rendah purin atau yang kadar purinnya sedang-sedang saja. Untuk jenis makanan dengan kadar purin masing-masin, beberapa makanan yang diketahu mengandung kadar purin tinggi diantanya adalah  ikan hering, sardin, teri, hati (dari semua jenis hewan), kaldu, daging jeroan, ikan tuna, ikan trout, lobster dan keluarganya, udang, kerang, minuman beralkohol.

 

Konsumsi ceri, seledri, stroberi
Mengkonsumsi jenis makanan ini baik secara langsung dalam bentuk buah atau di olah menjadi jus, mampu memerangi asam urat. Beberapa pasien melaporkan, nyeri karena asam urat langsung hilang karena ceri.
Baca Juga “Buah Ceri Makanan Penurun Asam Urat Alami!“.

 

Turunkan berat badan
Jika Anda termasuk kelebihan berat, sebaiknya turunkan berat badan. Penurunan berat badan adalah tips paling penting dalam pencegahan asarn urat, meski yang paling sulit untuk dilakukan.

Minum banyak air

Terutama minuman yang diionisasi atau yang mengandung mineral. Minumlah delapan hingga 12 gelas sehari.  Kurangi  konsumsi air alkalin dan jangan minum air berbaking soda, sebab mengandung banyak garam.

 

Minum susu dan jus jeruk
Menurut beberapa riset, susu menurunkan kadar asam urat. Jika Anda potensial menderita asam urat, risikonya dapat diturunkan bila minum segelas susu setiap hari. Satu gelas susu dapat menurunkan asam urat hingga 0,25 mg/dL, Demikian pula dengan jus jeruk, walau kedigdayaannya sedikit di bawah susu.

 

Minum kopi

Dalam beberapa penelitian, didapat hasil bahwa kopi dapat menurunkan risiko terkena asam urat.  Kopi juga dapat sedikit menurunkan risiko terkena asam urat. untuk mereka yang telah terkena.

Baca Juga:
Cara Mengobati Asam Urat Dengan Mudah
Daun Salam Obat Asam Urat