Oops! Mohon Maaf, sistem keamanan kami mendeteksi bahwa browser yang Anda gunakan tidak bisa membuka situs ini dengan baik. Mohon Gunakan browser lain seperti: Google Chrome!
21 November 2018 /

Apa yang Harus di Lakukan Jika Memiliki Pre-diabetes?

Apa itu pre-diabetes?  Prediabetes adalah istilah untuk tahap penanda awal sebelum orang mengembangkan diabetes tipe 2, mereka hampir selalu memiliki “prediabetes”  kadar glukosa darah yang lebih tinggi mulai melebihi batas normal tetapi belum cukup tinggi untuk dapat dikategorikan sebagai penyakit diabetes tipe 2.

Apa yang Harus di Lakukan Jika Memiliki Pre-diabetes?

Dokter kadang-kadang menyebut kondisi prediabetes meliputi impaired glucose tolerance (IGT)/toleransi glukosa terganggu (TGT) atau impaired fasting glucose (IFG)/Gula Darah Puasa Terganggu (GDPT), tergantung pada apa test digunakan ketika itu terdeteksi. Kondisi ini menempatkan pada penderita dengan risiko yang lebih tinggi untuk mengembangkan diabetes tipe 2 dan penyakit kardiovaskular.

Penderita prediabetes kemungkinan besar tingkat risiko terhadap diabetes type 2 lebih besar, akan tetapi situasi seperti ini juga bisa dijadikan sebagai pengingat atau titik balik untuk segera melakukan perubahan pola hidup ke arah yang lebih baik. 

Prediabetes tidak memiliki gejala yang jelas dari prediabetes/pradiabetes, sehingga, seseorang mungkin memilikinya dan tidak tahu akan hal itu.

Beberapa orang dengan prediabetes mungkin memiliki beberapa gejala diabetes atau bahkan sudah mengalami masalah diabetes. Biasanya seseorang diketahui memiliki pradiabetes ketika sedang diuji untuk diabetes.

Penderita Prediabetes tidak akan mengembangkan diabetes tipe 2 secara otomatis jika ia memiliki prediabetes. Bagi sebagian orang dengan prediabetes, pengobatan dini dapat benar-benar mengembalikan kadar glukosa darah ke kisaran normal. Mengobati prediabetes dapat membantu penderita mengurangi risiko berkembangnya menjadi diabetes type 2 dan penyakit lain, seperti penyakit jantung, pembuluh darah, ginjal, saraf, dan mata.
Apa yang Harus di Lakukan Jika Memiliki Pre-diabetes?
  Diabetes didefinisikan sebagai seseorang yang memiliki plasma kadar glukosa darah   lebih tinggi daripada biasa tetapi tidak cukup tinggi untuk menjadi diabetes tipe 2. Pada penderita prediabetes kadar glukosa darah  berkisar antara 100-125 mg/dl, Sedangkan kadar glukosa normal ialah dibawah 100 mg/dl.
Jika gejala diabetes ada dan penderita memiliki glukosa darah kasual diambil setiap saat yang sama atau lebih besar dari 200 mg / dl, dan tes kedua menunjukkan kadar glukosa darah tinggi yang sama, maka ia positif dikategorikan memiliki diabetes.

Orang dengan prediabetes bisa menjadi diabetes, apabila tidak mengurangi resiko terjadinya diabetes. Akan tetapi bagi orang dengan prediabetes yang mendapatkan perawatan lebih awal sebenarnya bisa mengembalikkan glukosa darah ke kadar yang normal. 

Di antara mereka yang harus diskrining untuk pre-diabetes termasuk orang dewasa kelebihan berat badan usia 45 dan lebih tua dan mereka yang di bawah usia 45 yang kelebihan berat badan dan yang memiliki satu atau lebih faktor risiko berikut:
  • Memiliki riwayat IFG (impaired fasting glucose) atau IGT ( impaired glucose tolerance)
  • Memiliki riwayat keluarga diabetes
  • Memiliki tekanan darah tinggi
  • Memiliki tingkat kolesterol HDL  dari 35 mg / dl atau lebih rendah dan / atau tingkat trigliserida dari 250 mg / dl atau lebih tinggi
  • Memiliki sindrom ovarium polikistik
  • Memiliki riwayat penyakit pembuluh darah 

Hasil dari penelitian nasional besar AS dirilis pada bulan Agustus 2001 menunjukkan bahwa bahkan jika penderita berada pada risiko untuk mengembangkan diabetes tipe 2, Ia dapat mengurangi risiko sampai dengan 58% melalui tahapan perawatan seperti penurunan berat badan (sekitar 7% dari BB) atau mencapai BB ideal dan peningkatan aktivitas fisik dengan intensitas sedang, seperti berjalan 30 menit sehari dalam seminggu.

Jadikan kebiasaan pola hidup sehat yang telah terbangun sebagai pengingat diri Anda sendiri terhadap bahaya prediabetes dan diabetes, serta mencegah komplikasi-komplikasi berat yang dapat ditimbulkan penyakit ini.

Artikel Berikutnya:  “Tanaman Obat Penyakit Diabetes