Oops! Mohon Maaf, sistem keamanan kami mendeteksi bahwa browser yang Anda gunakan tidak bisa membuka situs ini dengan baik. Mohon Gunakan browser lain seperti: Google Chrome!
21 November 2018 /

5 Hal Ini Bisa Didapatkan Saat Berhenti Makan Daging

Daging adalah bagian lunak yang tersusun oleh sebagian besar dari jaringan otot, lemak, urat, serta tulang rawan, melekat pada tulang hewan dan menjadi bahan makanan. saat berhenti mengkonsumsi atau memakan daging hal ini, mungkin terlintas pada pikiran kita ialah mendukung gaya hidup vegetarian untuk alasan etis atau karena masalah kesehatan. Tapi apa yang sebenarnya terjadi pada tubuh seseorang ketika berhenti makan daging?
Kami lansir dari “HealthMeUp” (19/2/16). 5 Hal dibawah ini akan menjadi jawaban saat tubuh berhenti mengkonsumsi daging, berikut penjelasannya.
5 Hal Ini Bisa Didapatkan Saat Berhenti Makan Daging

Menurunkan berat badan.

Para ahli penelitian di George Washington University School of Medicine di Washington, Amerika Serikat baru-baru ini mencoba untuk menentukan berapa banyak berat badan seseorang menurun jika mereka beralih dari non-vegetarian ke vegetarian.
Hasil yang diperoleh oleh seorang profesor asisten kedokteran di George Washington University, mengatakan bahwa diet nabati dapat membantu menurunkan berat badan tanpa menghitung kalori dan tanpa olahraga rutin.
Penelitian, yang sebelumnya diterbitkan dalam Journal of Academy of Nutrition and Dietetics, menunjukkan bahwa peserta yang memotong daging dari diet mereka kehilangan sekitar 10 pound rata-rata tanpa memantau asupan kalori atau meningkatkan jumlah berolahraga mereka.

Bakteri sehat pada usus.

Dalam sistem pencernaan, tubuh terdapat enzim pencernaan yang mengontrol protein pada daging dan tumbuhan. Semua karbohidrat dari tumbuhan dan makanan nabati lainnya dapat mengubah profil bakteri dalam usus. Hasil penelitian yang dilakukan oleh University of California menunjukkan bahwa karbohidrat dapat meningkatkan populasi bakteri sehat dalam usus.
Sebuah studi 2014 yang dilakukan Para peneliti di City University of New York, mereka mengeksplorasi perbedaan antara bakteri usus menemukan bahwa karbohidrat memiliki spesies lebih protektif meningkatkan populasi bakteri sehat dalam usus.

Menurunkan risiko kanker

Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) laporan terbaru yang dikelompokan terkait daging olahan sebagaimana karsinogenik, dan jadi produk seperti daging asap dan salami dikategorikan bersama formaldehida, radiasi gamma, dan Rokok. Daging merah juga dicap sebagai “mungkin” memiliki sifat menyebabkan kanker. 50g daging olahan – atau dua iris daging Bacon sehari, memicu risiko kanker usus 18 persen, para ahli menyimpulkan. Namun, yang lain percaya risikonya tidak seserius itu.

Terhindar Dari penyakit jantung.

Para ilmuwan baru-baru ini menemukan bahwa daging merah dikaitkan dengan penyakit jantung. Sebuah studi oleh Lerner Research Institute di AS menunjukkan bahwa carnitine, nutrisi yang ditemukan dalam daging, memicu reaksi usus mikroba yang berkontribusi pada pengembangan penyakit jantung.

Bisa Kekurangan Nutrisi.

Diet vegetarian yang seimbang dapat memberikan nutrisi yang cukup dengan perencanaan yang cukup. Tapi itu bisa lebih sulit untuk mendapatkan cukup zat besi dan Vitamin B12 dan D, menurut Layanan Kesehatan Nasional (NHS), UK.

Tubuh merekomendasikan makan banyak kacang-kacangan, seperti kacang-kacangan, buah-buahan, sayuran hijau gelap, biji-bijian, untuk mendapatkan cukup zat besi. Vitamin B12 dapat ditemukan dalam produk ekstrak ragi seperti sereal dan produk kedelai. Telur, diperkaya oleh lemak, sereal dan beberapa jenis susu dapat menjadi sumber vitamin D.

Semoga informasi di atas dapat memberikan manfaat, sebagai bahan pertimbangan sebelum memutuskan untuk menjadi seorang vegetarian.