Oops! Mohon Maaf, sistem keamanan kami mendeteksi bahwa browser yang Anda gunakan tidak bisa membuka situs ini dengan baik. Mohon Gunakan browser lain seperti: Google Chrome!
18 November 2018 /

Manfaat Dan Khasiat Sagu Rumbia

Rumbia merupakan sejenis palma penghasil tepung sagu. Nama-nama lainnya di berbagai daerah di Sumatra dan Sulawesi adalah rumbieu, rembie, rembi, rembiau, rambia, hambia, humbia, lumbia, rombia, rumpia. Di Maluku dikenal sebagai ripia, lipia, lepia, lapia, lapaia, hula atau huda. Di Jawa, ambulung, bulung, (am)bulu, tembulu (Jw.), bhulung (Md.), dan ki ray (Sd.). Dalam aneka bahasa asing dikenal sebagai sagu (Vietnam), sakhu (Thailand), sa:khu’u (Laos), dan Sago Palm (Ingg.). Sementara nama ilmiahnya adalah Metroxylon sagu. Rumbia tumbuh di rawa-rawa air tawar, aliran sungai, dan tana bencah lainnya. Biasanya dilingkungan hutan-hutan daratan rendah hingga ketinggian 700 m diatas permukaan laut. Pada wilayah-wilayah yang sesuai rumbia akan dapat membentuk hutan sagu yang luas.
Manfaat Dan Khasiat Sagu Rumbia
Di beberapa wilayah di indonesia seperti maluku dan papua yang berada di pesisir pantai, sagu dijadikan sebagai makanan pokok mereka. dan di olah menjadi berbagai macam makanan berbahan dasar dari sagu untuk dikonsumsi sehari-hari, maupun di jual ke pasar. Komposisi Sagu sama dengan nasi memiliki kadar karbohidrat yang tinggi, Kandungan gizi yang terdapat dalam sagu rumbia kaya akan berbagai nutrisi yang baik untuk tubuh.
Dari empulur batangnya dihasilkan tepung sagu, yang merupakan sumber karbohidrat penting bagi warga kepulauan di bagian timur Nusantara. Sagu dipanen tatkala kuncup bunga (mayang) telah keluar, namun belum mekar sepenuhnya. Umur panenan ini bervariasi menurut jenis kultivarnya, yang tercepat kira-kira pada usia 6 tahun.

Umbutnya, dan juga buahnya yang seperti salak, dimakan orang. Buah ini memiliki rasa sepat, sehingga untuk menghilangkan kelatnya itu buah rumbia biasa direndam dulu beberapa hari di lumpur atau di air laut sebelum dikonsumsi. Tempayak dari sejenis kumbang, yang biasa hidup di batang dan umbut rumbia yang mati, disukai orang -dari Jawa hingga Papua- sebagai sumber protein dan lemak yang gurih dan lezat.

Dalam 100 gram sagu kering sama dengan 355 kalori, 94 gram karbohidrat, 0.2 protein, 0.5 gram serat, 10 mg kalsium, 1.2 mg besi, dan terdapat pula lemak, karoten, tiamin serta asam askorbat. dalam jumlah yang sangat kecil.
Manfaat sagu rumbia:

  1. Menjadi sumber makanan pokok masyarakat dibeberapa wilayah.
  2. Bermanfaat untuk mengatasi sakit perut seperti perut kembung, mencret, buang air besar bercampur darah, muntah-muntah.
  3. Pelapah pohon sagu digunkan sebagai dinding atau pagar rumah.
  4. Daun sagu rumbia bisa dibuatkan menjadi atap rumah.
  5. Kulit atau batangnya merupakan baan kayu bakar yang bagus.
  6. Bubuk yang dihasilkan dari proses ekstraksi pati umbi sagu dapat diolah menjadi makanan.
  7. Sagu bermanfaat sebagai makanan untuk ternak.
  8. Serat sagu dapat dibuat hardboard bangunan bila dicampurkan dengan semen.
  9. Dapat dimanfaatkan sebagai lem untuk kayu lapis
  10. Bisa diolah menjadi bahan bakar methanol bensin.
  11. Mengkonsumsi makanan yang diolah dari bahan dasar sagu akan memberikan efek yang mengenyangkan, akan tetapi tidak akan menyebabkan kegemukan.
  12. Sagu dapat menghidupi dunia. Karena pohon sagu rumbia dapat diolah menjadi bahan-bahan industri pangan.
  13. Pohon sagu yang tumbuh merupakan sebagai penghasil oksigen terbesar dibandingkan dengan tumbuhan-tumbuhan lainnya.
  14. Tidak cepat meningkatkan kadar glukosa dalam darah, sehingga aman dikonsumsi oleh penderita diabetes.
  15. Menjaga kesehatan tulang dan gigi, karena terdapat 13 mg kandungan fosfor dalam sagu.
  16. Daun yang masih kuncup biasa disebut janur biasanya dimanfaat sebagai daun rokok.
  17. Umbut dan buah dari sagu rumbia ini juga dimakan oleh masyarakat, bentuknya yang seperti salak akan tetapi memiliki rasa yang agak sepat.
  18. Tempayak yang sejenis dengan serangga, biasanya mereka hidup dalam batang rumbia juga dikonsumsi oleh beberapa masyarakat pada daerah jawa sampai papua.