Oops! Mohon Maaf, sistem keamanan kami mendeteksi bahwa browser yang Anda gunakan tidak bisa membuka situs ini dengan baik. Mohon Gunakan browser lain seperti: Google Chrome!
05 December 2018 /

Manfaat Bawang Bombay Dan Efek Sampingnya Untuk Kesehatan

lstilah bawang bombay berasal ketika komoditas ini pertama kali dibawa oleh pedagang-pedagang dari kota Bombay (sekarang disebut Mumbay), lndia, ke lndonesia. Bawang bombay (Allium cetza) termasuk herba biennial yang dibudidayakan sebagai tanaman annual (semusim), kecuali untuk produksi benih.
Bawang bombay adalah sejenis bawang yang biasa digunakan dalam memasak makanan di lndonesia, tidak hanya digunakan sebagai hiasan tapi juga bagian dari masakan karena bentuknya yang besardan tebal dagingnya.
Manfaat Bawang Bombai Dan Efek Sampingnya Untuk Kesehatan
Manfaat Bawang Bombai Dan Efek Sampingnya Untuk Kesehatan

Bawang Bombai atau bawang timur berada dalam satu garis keturunan dengan bawang merah (Allium cepa L). Perbedaannya tidak terlalu menyolok kecuali bentuk dan bau atau aromanya. la memiliki umbi yang berlapis yang terbentuk dari pangkal daun/lapisan-lapisan yang membesar dan bersatu membentuk batang dan menjadi umbi berlapis. Tanamannya sendiri memiliki akar serabut dengan daun berbentuk silinder berongga.

Kandungan dalam Bawang Bombai : 

Di dalam Bawang Bombai terdapat kandungan allicin, asam amino, kalsium, mangan, sodium, sulfur, vitamin C, vitamin E, minyak asiri, quercitin, dan curcumrn. Berdasarkan penelitian, bahan-bahan yang dikandung oleh Bawang Bombai memiliki manfaat untuk menekan kadar kolesterol dalam darah, meningkatkan jumlah HDL (Kolesterol baik) hingga 30 persen, memperbaiki penyempitan pembuluh darah dan hipertensi, meredakan pilek, meredakan sakit perut, menurunkan kadar gula dalam darah, mencegah kanker, mencegah pemecahan lnsulin di hati, merangsang produksi lnsulin oleh pankreas dan menekan serangan osteoporosis. Bagian yang dikonsumsi pada Bawang Bombai : Umbi lapis

Khasiat & Manfaat Bawang Bombai untuk Kesehatan :
1. Menjaga kesehatan jantung.
Penelitian menunjukkan jika makan setengah potong bawang bombai dapat menurunkan kolesterol jahat. Hal ini secara otomatis juga akan menjaga kesehatan jantung. Khasiat bawang bombai akan terasa efektif jika dimakan mentah dan dikonsumsi secara rutin.

2. Melancarkan peredaran darah.
Bawang bombai mengandung fitokimia; zat kimia atau nutrien yang dapat membantu vitamin C mengoptimalkan fungsinya terhadap tubuh. Adanya fitokimia dalam bawang bombai juga dapat meredakan inflamasi dan melancarkan peredaran darah, sehingga pada akhirnya dapat menjaga fungsi sistem kardiovaskular.

3. Mencegah osfeoporosis.
Bawang bombai mengandung senyawa khusus yang bisa menggantikan pengeroposan tulang pada wanita penderita osteoporosis. Oleh sebab itu, bila anda ingin mencegah osteoporosis dengan cara alami, maka konsumsilah bawang bombai secara teratur.

4. Membantu mengontrol gula darah.
Bawang bombai juga mengandung kromium, merupakan mineral penting yang dapat membantu sel-sel dalam merespon kinerja insulin untuk mengatur gula darah dalam tubuh agar tetap terkontrol.

5. Melancarkan Pencernaan,
Bawang bombai kaya akan serat. Serat merupakan nutrisi yang sangat penting dalam menjaga kesehatan pencernaan tubuh. Pencernaan yang sehat akan menjauhkan anda dari hal-hal seperti susah buang air besar atau sembelit.

6. Meningkatkan sistem imun.
Mengonsumsi bawang bombai juga bermanfaat dalam meningkatkan sistem imun tubuh dan mengatasi inflamasi. Sistem imun yang kuat merupakan kunci utama mempertahankan diri dari berbagai serangan penyakit.

7. Mencegah asma.
Penelitian medis menunjukkan bahwa senyawa belerang yang terdapat pada bawang bombai dapat mengheniikan formasi rantai biokimia yang bisa menyebabkan terjadinya asma. Bawang bombai juga memudahkan pencairan dahak pada pasien yang menderita batuk parah.

8. Mencegah kanker.
Bawang bdmbai mengandung kuersetin (quercetin) dan senyawa flavonoid lainnya yang memiliki sejumlah manfaat kesehatan. Flavonoid merupakan antioksidan yang melindungi sel-sel tubuh dari kerusakan akibat radikal bebas. Kuersetin telah diketahui dapat memperlambat atau bahkan menghentikan pertumbuhan tumor dan melindungi sel-sel dari ancaman kanker, terutama kanker usug besar.

Efek Negatif Bawang Bombai : 
Bagi sebagian orang, aroma belerang pada bawang bombai dianggap sebagai hal buruk. Namun, secara media aroma menyengat tersebut justru bermanfaat. Bawang bombai mentah memiliki efek diuretik yang sangat kuat. Bagi penderita gangguan ginjal dan hipertensi, efek ini sangat berguna karena menurunkan retensi air yang akan meringankan kerja ginjal.

Selain itu. peningkatan urine yang di keluarakan menurunkan tekanan darah. Namun jika sedang dehidrasi Diare akut, tubuh tidak memiliki cadangan air yang cukup untuk produksi ‘urine, hal ini justru berbahaya. Dengan efek diuretik yang kuat seseorang akan menjadi lemas. Biasanya. gejala awal yang muncul berupa kepala pusing dan mata berkunang-kunang. Untuk menghindarinya. minum air putih yang banyak untuk mengurangi efek negatif tersebut. Jika seseorang sedang mengalami diare akut disarankan jangan mengonsumsi bawang bombai, terutama yang mentah atau dalam bentuk acar.

Perhatian : Bawang bombai mengandung sedikit oksalat. Penderita batu ginjal disarankan tidak mengonsumsi bawang bombai berlebihan.