Oops! Mohon Maaf, sistem keamanan kami mendeteksi bahwa browser yang Anda gunakan tidak bisa membuka situs ini dengan baik. Mohon Gunakan browser lain seperti: Google Chrome!
21 November 2018 /

Manfaat Tanaman Ginseng Untuk Melawan Diabetes

Ginseng (bahasa Latin: Panax) adalah sejenis terna berkhasiat obat yang termasuk dalam suku Araliaceae. Ginseng tumbuh di wilayah belahan bumi utara terutama di Siberia, Manchuria, Korea, dan Amerika Serikat. Jenis ginseng tropis dapat ditemukan di Vietnam, yaitu Panax vietnamensis. Nama “ginseng” diambil dari bahasa Inggris, yang dibaca mengikuti lafal Bahasa Kantonis, jên shên, dalam bahasa Mandarin dibaca “ren shen”, “人蔘” (duplikat manusia), karena bentuk akar yang menyerupai manusia.

Ginseng digunakan dalam pengobatan tradisional. Akar tanaman ini dapat memperbaiki aliran dan meningkatkan produksi sel darah merah, serta membantu pemulihan dari penyakit.

Di Indonesia terdapat juga tumbuhan yang memiliki khasiat sama dengan ginseng yaitu ginseng Jawa atau som jawa, Talinum paniculatum Gaertn. dan kolesom, Talinum triangulare Wild. Di dalam pengobatan tradisional akarnya dicampur dengan berbagai jenis obat dan yang paling terkenal dalam bentuk campuran anggur. Kajian mengenai khasiat dan kegunaanya telah dilakukan untuk menjadikan kolesom sebagai ginseng Indonesia.

Tanaman ginseng digadang-gadang mampu melawan diabetes, karena mudah mengontrol gula darah di dalam tubuh kita. Apa buktinya?

Ini Bukti Ginseng Cespleng Melawan Diabetes

Peneliti dan Ahli Herbal dari Kementerian Kesehatan Dr Jusuf Kristianto MM MHA MPH PhD mengatakan, dari sejumlah penggalian data di seluruh dunia, ginseng dapat menolong pasien diabetes ataupun melawan diabetes, apabila dikonsumsi orang yang sehat.

“300 gram ginseng dapat meningkatkan metabolisme tubuh. Juga sembilan persen diyakini dapat menurunankan kadar gula darah pasien diabetes setiap hari,” ujarnya saat ditemui di Hotel JW Marriot, kawasan Mega Kuningan, Jakarta Selatan, kemarin.

Karenanya, kandungan ginsenosid pada ginseng dapat mereduksi dan mencegah diabetes. Hal ini berdasarkan hasil penelitian dari para ahli herbal di Amerika Serikat.

“Tapi memang tidak semua jenis ginseng menjadi solusi terbaik untuk urusan diabetes. Kita harus memilih produk ginseng pilihan dan sudah distandarisasi oleh Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM),” sambungnya.

dr Jusuf mengatakan, kita semua harus melakukan kebiasaan hidup sehat untuk mempertahankan kadar gula darah normal, yaitu dengan bersikap cerdik menurut saran Kementerian Kesehatan.

Cerdik kepanjangan dari cek kesehatan rutin, enyahkan asap rokok, rajin aktivitas fisik, diet seimbang, istirahat cukup dan kelola stres.