Oops! Mohon Maaf, sistem keamanan kami mendeteksi bahwa browser yang Anda gunakan tidak bisa membuka situs ini dengan baik. Mohon Gunakan browser lain seperti: Google Chrome!
18 November 2018 /

Kandungan Gizi Dan Manfaat Buah Ceri Untuk Kesehatan

Buah ceri atau Buah Cherry adalah buah berbiji tanaman asli di belahan bumi utara dan tumbuh subur di iklim yang hangat. Buah ini tumbuh secara luas di Amerika, semenanjung liberia, Negara Baltik, Skandinavia dan Kanada. Sebenarnya pohon sakura di Jepang adalah pohon buah ceri, tapi buah yang dihasilkan adalah buah yang tidak bisa dimakan beda dengan ceri yang kita makan selama ini. Buah ceri biasanya juga dipakai sebagai hiasan pada kue-kue.

Buah Ceri

Harga buah ceri memang mahal, tapi permintaan akan buah merah ini tetap saja tinggi, di Indonesia juga banyak peminatnya, Apalagi setelah diketahui bahwa buah ceri memiliki berbagai manfaat kesehatan yang banyak.

Ceri adalah kelompok tumbuhan maupun buahnya anggota dari marga Prunus. Ceri tidak mencakup satu jenis saja, tetapi ada beberapa, seperti P. cerasus, P. avium, dan P. emarginata. Ceri adalah pohon yang sangat disukai di Jepang dan bunganya disebut sakura. Pada awal musim semi, di saat bunga ceri bermekaran, orang-orang berpiknik di taman-taman yang ditumbuhi pohon ini. Di Australia ceri biasanya matang sekitar waktu Natal, sedangkan di Amerika dan Eropa selatan pada bulan Juni.

Produksi di seluruh dunia saat ini tiga juta ton per tahun. bunga dan buah ceri juga dijadikan hiasan hidangan makanan atau minuman. Buah ceri mengandung antosianin, yaitu pigmen warna merah yang baik untuk kesehatan karena merupakan antioksidan. Selain itu, rutin mengkonsumsi buah ceri setiap hari dapat menurunkan jumlah kadar asam urat dalam tubuh, bahkan dapat menyembuhkan pirai.

Buah ceri yang lezat dan bergizi ini memiliki banyak kandungan penting seperti: Antioksidan, Mineral, Ellagic acid, Vitamin C,Vitamin A, Bioflavonoid, Melatonin, Anthocyanin, dan Perillyl.

Kandungan Nutrisi dan Zat Bermanfaat dalam Ceri mengandung flavonoid (terutama antosianin dan proanthocyanidins).Dua senyawa antisianin pada ceri adalah lsoquerxitrin dan Quercetin berkhasiat untuk mencegah kanker, antioksidan, dan mentralisir radang.

Semakin tua warna buah pada ceri asam maupun manis, semakin tinggi kandungan flavonoidnya. Melatonin adalah hormone antioksidan yang diproduksi oleh kelenjar pineal manusia yang ditemukan juga pada buah ceri dengan jumlah yang cukup signifikan.

Melatonin memengaruhi proses tidur, terutama orang yang waktu tidurnya terganggu karena baru pulang dari Negara yang perbedaan waktunya sekitar 12 jam. Selain melatonin berkhasiat antioksidan, melatonin juga berkhasiat melindungi kulit dari paparan sinar ultraviolet matahari.

Manfaat dan Khasiat Buah Cherry untuk Kesehatan
1. Sebagai sumber antioksidan. Kekayaan antioksidan, seperti yang kita semua tahu, membantu dalam memerangi stres oksidatif, serta memperlambat proses penuaan. Ceri mengandung senyawa flavonoid polifenolik yang dikenal sebagai glikosida antosianin.

2. Mengatur siklus tidur tubuh. Mengalami gangguan tidur? Efek menenangkan antioksidan melatonin stabil dalam ceri mampu menenangkan sistem saraf bawah, mengurangi stres dan lekas marah dan mengurangi insomnia serta kondisi sakit kepala.

3. Anti inflamasi. Selain sebagai sumber antioksidan, anthocyanin juga bertindak seperti agen antiinfiamasi. Dengan demikian, ceri berpotensi sebagai perisai terhadap penyakit kronis menyakitkan beragam seperti beberapa bentuk arthritis dan kondisi otot lainnya. Mereka juga dapat berguna terhadap cedera olahraga. Segelas jus ceri bisa mengembalikan sistem tubuh setelah berolahraga.

4. Efektif mengganti obat penghilang rasa sakit. Karena disebutkan sebelumnya sebagai antiinflamasi, ceri juga memiliki sifat untuk menghilangkan rasa sakit seperti aspirin, motrin atau advil. Sehingga ceri pada akhirnya menciptakan cara alami untuk melawan rasa sakit dan menghindari efek samping berbahaya penggunaan obat.

5. Rendah kalori serta kaya gizi. Ceri adalah makanan rendah kalori dan berisi campuran yang baik dari berbagai mineral yang diperlukan untuk sejumlah kegiatan penting dalam tubuh kita.

6. Detoksifikasi. Ceri juga membantu tubuh dalam membersihkan diri dari zat-zat asing sehingga memberikan cara yang aman alami untuk detoks.

7. Mengatasi Asam Urat. Seperti yang telah saya sampaikan di atas, Ceri juga dapat bermanfaat untuk mengatasi asam urat, hal ini karena adanya kadar kimia berupa anthocyanin yang ampuh dalam mengurangi peradangan sehingga bisa digunakna untuk mengurangi nyeri sendi, efek dari osteoarthritis dan rheumatoid arthritis.

Berdasarkan penelitian yang dilakukan oleh Human Nutrition Research Center di University of California menunjukkan kalau perempuan yang mengonsumsi 280 gram tart ceri mampu menurunkan kadar asam urat dalam darah sebanyak 15 persen dalam semalam saja.

8. Meningkatkan Libido. Bagi pasangan suami istri buah ceri sangat bermanfaat bagi kehidupan Anda, karena kandungan vitamin A dan C yang ada pada ceri dipercaya mampu meningkatkan libido pada Pria maupun wanita.