Oops! Mohon Maaf, sistem keamanan kami mendeteksi bahwa browser yang Anda gunakan tidak bisa membuka situs ini dengan baik. Mohon Gunakan browser lain seperti: Google Chrome!
20 November 2018 /

Aneka Jus Terapi Sehat Dengan Jus Buah Dan Sayur

Aneka Jus Terapi Sehat Dengan Jus Buah Dan Sayur

Agar jus lebih bermanfaat Jangan langsung mengolah buah-buahan yang disimpan di lemari es.  Sering kali cara kita mengolah jus buah justru membuat kandungan nutrisinya jauh berkurang. Misalnya, dengan menambahkan terlalu banyak gula atau es batu. Untuk itu, sebaiknya ketahui dulu cara mengolah jus yang disarankan. 

Minuman sari buah pada dasarnya dibedakan atas tiga macam: jus, lassi, dan smoothie. 
• Jus adalah sari buah yang diperoleh dengan cara diperas dengan tangan (jus jeruk) atau dengan bantuan mesin pemeras (juice extractor atau blender), seperti jus nanas, jus apel, dan lainnya. Jus dapat juga dibuat dari buah atau sayuran yang dihaluskan dengan cara diblender, seperti jus semangka, jus melon, jus mentimun, dan jus tomat.

• Lassi adalah minuman dari jus yang dicampur yoghurt. 
• Smoothie adalah jus atau lassi yang dicampur bahan tertentu sehingga bertekstur lembut (smooth) dan dapat disendoki. Campuran yang biasa digunakan antara lain pisang, avokad, kelapa muda, dan havermut (rolled oats/ quick cooking oats). 
Tips mengolah jus: 
• Untuk mendapatkan jus sehat dan bermanfaat, simpan buah dalam kulkas hingga dingin. Keluarkan buah dari dalam kulkas, diamkan 15-30 menit sebelum diproses agar buah sejuk dan tak terlalu dingin.

• Bila jus disajikan dengan suhu lemari es atau ditambahkan es batu, nutrisinya akan sulit diserap dan dimanfaatkan tubuh. Penyerapan nutrisi paling optimal terjadi bila makanan bersuhu setara atau tak berbeda jauh dengan.suhu tubuh.

• Jus yang kaya akan antioksidan aktif dan berkhasiat sebagai antiaging terdapat dalam kelompok buah/ sayuran yang mengandung karoten (betakaroten, likopen, lutein), vitamin C, dan asam sitrat. Karoten dan vitamin C dapat menggiatkan peremajaan sel.

• Kandungan karoten banyak terdapat pada wadel dan buah lokal yang kini semakin langka, yaitu kesemek.
• .Rasa macam pada buah matang menjaga vitamin C tak mudah rusak. Namun, bukan berarti buah manis tak mengandung vitamin C. Papaya dan jambu biji merah adalah buah manis yang sarat vitamin C.

• Asam sitrat – terutama pada air jeruk lemon/ nipis  bersifat tonik bagi liver, sehingga menggiatkan fungsi liver dalam membuat zat racun/ radikal bebas dalarn tubuh. Buah matang lain yang kaya asam sitrat adalah sirsak dan jeruk manis/ keprok.

• Lemak sehat omega-3 juga termasuk antioksidan kuat. Terdapat dalam avokad, kacang-kacangan (kenari, almon, kacang mete), dan minyak zaitun extra virgin.

• Untuk kesehatan dan antiaging sebaiknya jangan membuat jus dari campuran buah manis alkoholik (buah yang rasanya sangat manis, sedikit mengandung air, dan mudah berubah jadi alkohol jika pemeramannya terlalu matang). Contohnya antara lain durian, nangka, atau cempedak. Agar kulit cantik dan awet muda, pikiran pun harus relaks dan jauh dari stres. Nutrisi penangkal stres adalah kalium (semua jenis buah), vitamin B kompleks (kacang hijau, kacang merah, dan jenis polong-polongan), dan zat relaksan (cokelat bubuk). 
Tepat Pilih Jus Sesuai Jenis Penyakit
Jus buah dan sayur segar terbukti mengandung berbagai komponen yang baik bagi kesehatan. Keduanya baik bagi kesehatan, tetapi berdasarkan kandungan di dalamnya, satu jenis jus bisa lebih efektif mengatasi suatu gangguan tertentu dibandingkan jus lainnya. Untuk membantu Anda memilih jus sesuai dengan gejala yang Anda alami, berikut beberapa variasi yang bisa menjadi pilihan Anda.

 Baca Juga “Makanan Alami Yang Efektif Memperlambat Proses Penuaan

Para ahli naturopati bahkan telah menggunakan jus ini untuk mengatasi berbagai gangguan penyakit selama berabad-abad. Jus segar mengandung vitamin, mineral dan enzim-enzim alami yang jauh lebih baik dibandingkan tablet sintetis. Selain itu, nutrisi di dalamn0 juga mudah diserap ke dalam aliran darah dan dalam waktu 10 menit sudah bisa menutrisi sel-sel tubuh. Jus apakah yang paling tepat untuk mengatasi penyakit Anda ? berikut dibawah ini adalah ulasannya.

1. Defisiensi zat besi 
Jus bit, bayam, apel, wortel dan lemon bisa menutupi kekurangan zat besi sekaligus juga memperkaya dan meningkatkan volume darah dalam tubuh. Buah-buahan ini bisa dipadukan menjadi jus campuran atau dibuat secara terpisah sesuai dengan selera dan keperluanAnda.

2. Radang sendi 
Jus jeruk limau, bawang putih, sitrun, dan pare diklaim bisa meredakan gejala-gejala radang sendi.

3. Heartburn (rasa terbakar di dada akibat naiknya asam lambung ke kerongkongan) Kombinasi wortel, bit, dan ketimun dinyatakan efektif meredakan heratburn.

4. Diabetes 
Jus pare terbukti efektif 61am menetralkan diabetes. Segelas penuh jus pare segar bisa menurunkan kadar gula darah, memperlancar sistem pencernri serta meredakan konstipasi. Konsumsi jus ini sebaiknya diteruskan untuk beberapa waktu tetapi tetap dengan memeriksa kadar gula darah secara rutin. Jumlah jus bergantung pada keperluan masing-masing individu. Jumlahnya bisa ditambah atau dikurangi sesuai dengan kondisi. Selain itu, Anda juga bisa menambahkan jus limau.

5. Jerawat
Untuk mengatasi masalah yang satu ini, Anda dianjurkan untuk mengonsumsi jus pir, limau, pepaya, dan jus ketimun.

6. Asma
Jika Anda menderita asma, maka jus aprikot, lemon, nenas, buah persik, wortel, buah bit, dan seledri bisa menjadi pilihan Anda.

7. Obesitas
Untuk mengontrol kelebihan berat badan, Anda bisa mencoba jus lemon, anggur, jeruk, cherry, nenas, pepaya, tomat, bit, kol. selada, bayam dan jus wortel.

8. Mengontrol gejala-gejala menopause
Jus wortel, bit, selada dan lobak terbukti efektif meredakan gejala-gejala menopause. Selain itu, jus buah delima atau ketimun bisa juga dikombinasikan dengan jus bit dan jus wortel.

9. Detoksifikasi
Jus wheatgrass (tanaman gandum yang masih muda) telah terbukti bermanfaat dalam membersihkan sistem limpa, membentuk darah, mengembalikan keseimbangan tubuh, mengeluarkan logam-logam beracun dari sel-sel, menutrisi liver dan ginjal serta mengembalikan vitalitas. Jus wheatgrass merupakan agen detoksifikasi yang jauh lebih kuat dibandingkan dengan jus wortel. selada, seledri, dan sejenisnya dalam jumlah yang sama.