Oops! Mohon Maaf, sistem keamanan kami mendeteksi bahwa browser yang Anda gunakan tidak bisa membuka situs ini dengan baik. Mohon Gunakan browser lain seperti: Google Chrome!
21 November 2018 /

Kulit Biji Daun Buah Anggur, Bermanfaatkah ? Temukan Jawabannya Disini

Kulit Biji Anggur, Bermanfaatkah?

Saat kita memakan buah anggur segar, biasanya kita akan membuang bagian kulit dan bijinya. kita hanya menikmati daging buahnya saja tanpa berpikiran jika ternyata bagian kulit dan biji buah angggur yang sering tidak kita perhatikan juga memiliki banyak manfaat bagi kesehatan kita. Dalam kulit dan biji buah anggur ini juga terkandung berbagai senyawa kimia yang memiliki efek yang positif yang tidak kalah pentingnya dengan efek atau manfaat yang dihasilkan dari daging buahnya. Pertama, kita akan membahas tentang kulit buah anggur.

Kulit buah anggur atau Grape skin diketahui memiliki kandungan antioksidan yang lebih tinggi bila dibandingkan dengan antioksidan pada vitamin C. Tingginya kandungan antioksidan pada kulit anggur ini, membuat buah anggur (terutama kulitnya) juga sangat baik dikonsumsi oleh para perokok maupun orang yang tinggal di daerah dengan tingkat polusi udara cukup tinggi seperti di Jakarta. Kulit buah anggur memiliki kandungan serat dan zat resveratrol yang merupakan salah satu sumber zat yang mengandung antioksidan yang dikenal dengan flavonoid.

Berdasarkan berbagai penelitian, resveratrol merupakan senyawa polifenol yang terkandung dalam tumbuh – tumbuhan dan memiliki manfaat dalam bidang kesehatan. Resveratrol yang berasal dari tumbuh – tumbuhan diyakini memiliki kemampuan untuk menghambat proses pertumbuhan sel kanker, mencegah penyakit jantung, penyakit degenerasi saraf, infeksi virus maupun Alzheimer. 

Telah banyak penelitian yang membuktikan bahwa resveratrol dari kulit buah anggur sangat baik untuk menjaga kondisi kesehatan tubuh karena dapat men-jauhkan kita dari bahaya penyakit kanker serta berman-faat bagi kecantikan terutama membantu kulit tampak awet muda atau mencegah penuaan dini. Resveratrol banyak ditemukan pada bagian kulit serta biji buah ang-gur. Kulit buah anggur yang masih segar mengandung sekitar 50 – 100 mikrogram resveratrol. Karena itulah bila kita mengkonsumsi buah anggur, tidak ada salahnya jika kita tidak membuang bagian kulit buahnya.

Kulit buah anggur lokal memang lebih tipis bila dibandingkan dengan anggur impor, tetapi kulit anggur lokal juga memiliki kandungan antioksidan yang sangat tinggi. Kulit Buah anggur memiliki  kandungan resveratrol yang merupakan sumber penting  dari flavonoids termasuk katekin, quercetin, prosianidin, dan artosianin. resveratrol ditemukan pada sebagian besar kulit buah anggur. Penelitian
beberapa tahun terakhir menyimpuikan, resveratrol kemungkinan dapat membantu awet muda dan mencegah kanker.

Sebelum mengkonsumsi buah anggur beserta kulitnya, sebaiknya kita cuci dahulu buah anggur dengan air bersih yang mengalir untuk membersihkan sisa – sisa pestisida yang masih menempel pada kulit buah anggur.

Bagian dari buah anggur yang sering kita abaikan adalah bagian bijinya. Kita sering membuang bagian biji buah anggur mungkin karena khawatir jika mengkonsumsi biji buah anggur ini akan menyebabkan usus buntu seperti jika kita mengkonsumsi biji cabai.

Namun sebaiknya ke khawatiran itu segera kita hilangkan, karena biji anggur tidak sekeras biji cabai sehingga masih aman untuk dikonsumsi apalagi dibalik biji anggur yang mungil dan berwarna gelap ini ternyata juga memiliki manfaat bagi kesehatan kita. Seorang peneliti yang berasal dari Perancis, Dr. Masquelier, dalam penelitiannya telah menemukan adanya zat anti kanker berupa proanthocyanidins di dalam biji buah anggur.

Dikutip dalam The Times of lndia, ekstrak dari biji anggur menambah deretan penghalau sel kanker untuk berkembang biak. Rajesh Agarwat, PhD, salah satu peneliti di University of colorado cancer center dan profesor di skaggs schoot of pharmaceuticat Sciences, menyatakan bahwa ekstrak biji anggur memiliki kelebihan dalam membunuh sel-sel kanker tanpa membunuh sel yang sehat. Agarwal menambahkan, sel kanker cepat sekali menyebar, hal tersebut menyebabkan khasiat ekstrak biji anggur tetap tergantung dari kemampuan sel sehat untuk bertahan dari kerusakan.

Proanthocyanidins merupakan senyawa antioksidan yang mampu menangkal radikal bebas yang mampu mencegah berbagai penyakit berbahaya yang menyerang tubuh kita. Selain itu kemampuan proanthocyanidins untuk menangkal radikal bebas juga semakin meningkat dengan adanya kandungan antioksidan vitamin A dan vitamin E sehingga biji anggur dianggap sebagai sumber antioksidan yang bermanfaat untuk menjaga kekebalan tubuh manusia.

Kandungan proanthocyanidins dalam biji buah anggur memiliki kekuatan antioksidan 20 kali lipat jika dibandingkan dengan vitamin A, C dan E sehingga lebih ampuh melawan radikal bebas dan bermanfaat juga untuk menjaga kecantikan kulit kita, terutama melawan gejala penuaan dini yang memang banyak disebabkan karena radikal bebas yang sering menyerang kulit kita. Menurut penelitian, biji buah anggur juga memiliki kandungan mineral, seng (Zn) dan mangan (Mn) yang bermanfaat bagi tubuh. Kandungan endungeoned pycnogenol dalam biji buah anggur juga memiliki kemampuan untuk menjaga kelenturan pembuluh darah kita. Kelenturan pembuluh darah sangat penting untuk mencegah gejala stroke. Baca Juga ” Kandungan Nutrisi Dalam 100 Gram Buah Anggur

Potensi lain yang dihasilkan oleh ekstrak biji anggur yaitu sebagai lini kedua dalam pengobatan kanker leher dan kepala, meski demikian Agarwal berharap agar temuan ini lebih di kembangkan dalam pengujian secara klinis.

Sementara itu Dosen ilmu gizi fakultas Kedokteran Universitas Muhammadiyah Malang (uMM), DR. Febri Endra Budi setyawan M.Kes menjelaskan, biji anggur memiliki khasiat sama besar dengan daging dan kutitnya.

Dalam biji anggur terdapat mineral mikro yaitu seng dan mangan. Dua mineral ini banyak terdapat pada anggur merah. Dr. Febri menambahkan, seng dan mangan sangat penting untuk menjaga libido seks dan kesuburan pria juga dapat membantu mencegah dan membantu mengatasi peradangan prostat.

Manfaat lain dari biji anggur adalah kemampuannya untuk mengerem laju penuaan, mencegah penyemfitan pembuluh darah (aterosklerosis) yang sering kali menjadi penyebab stroke dan serangan jantung.

Daun anggur yang berwarna merah memiliki  zat yang mempunyai kemampuan mengerutkan jaringan sehingga dapat mengurangi sekresi (astrigen) dan anti radang. Selain itu daun anggur juga bisa membantu pengobatan: Varises, Tekanan darah tinggi, Kadar kolesterol tinggi, Wasir (hemoroid), Rapuhnya pembuluh darah halus (capillary fragility), Gangguan kemih, dan Sindrom menopause.

Daun anggur yang diseduh air panas dapat digunakan untuk obat diare, juga bisa digunakan untuk berkumur pada sariawan, radang gusi, dan sakit tenggorok. Abu dari ranting anggur yang dibakar bisa membersihkan gigi yang hitam, Rantingnya juga berkhasiat memperlancar kencing (diuretic) sama seperti daunnya. Bukan hanya itu saja, daun anggur juga berkhasiat melancarkan air seni, obat syphilis, kudis, sakit kepala, dan radang tenggorokan.

Untuk peluruh air seni dipakai 15 gram daun segar anggur, dicuci, direbus dengan 2 gelas air selama 15 menit, setelah dingin disaring. Hasil saringan dibagi dua sama rata lalu diminum dua kali sehari  pagi dan sore.