Oops! Mohon Maaf, sistem keamanan kami mendeteksi bahwa browser yang Anda gunakan tidak bisa membuka situs ini dengan baik. Mohon Gunakan browser lain seperti: Google Chrome!
20 November 2018 /

Cara Mengobati Sariawan Secara Alami

Cara Mengobati Sariawan
Cara Mengobati Sariawan Secara Alami- Ramuan Tradisional

Sariawan atau stomatitis aftosa (stomatitis aphtosa) adalah suatu kelainan pada selaput lendir mulut berupa luka pada mulut yang berbentuk bercak berwarna putih kekuningan dengan permukaan agak cekung. Munculnya Seriawan ini disertai rasa sakit yang tinggi.

Seriawan merupakan penyakit kelainan mulut yang paling sering ditemukan. Sekitar 10% dari populasi menderita dari penyakit ini, dan wanita lebih mudah terserang daripada pria.

Ada beberapa faktor penyebab yang diduga menjadi penyebab munculnya seriawan, seperti luka tergigit, mengonsumsi makanan atau minuman panas, alergi, kekurangan vitamin C dan zat besi, kelainan pencernaan, kebersihan mulut tidak terjaga, faktor psikologi, dan kondisi tubuh yang tidak fit.

Seriawan di tempat yang sama selama dua minggu hingga satu bulan dapat dijadikan indikasi adanya kanker rongga mulut.

Stomatitis Aphtous/Ulcer bukan hanya disebabkan karena kekurangan Vitamin C, namun sebaliknya SA dikenal disebabkan oleh alergi citrus atau alergi makanan yang mengandung asam, kondisi imun yang lemah, obat-obatan tertentu, trauma fisik (ataupun penggunaan gigi palsu baru), dsb.

Penyakit kekurangan vitamin C sendiri adalah skorbut (scurvy) atau kegagalan proses sintesis kolagen yang ditandai dengan gusi mudah berdarah, pendarahan kulit (purpura) dsb.

Cara Mengobati sariawan dengan ramuan tradisional alami
Bahan-bahan yang diperlukan

  • 1 Genggam bunga belimbing wuluh segar
  • buah adas manis secukupnya
  • ¼ cangkir air matang, dan
  • Gula Secukupnya

Cara membuatnya, pertama bersihkan dahulu belimbing wuluh dengan cara dicuci, kemudian tumbuk bersama bahan lainnya hingga halus, lalu tambahkan ¼ cangkir air matang, dan peras lalu saring airnya, ramuan tersebut diminum 2 kali sehari, pagi dan sore masing-masing satu atau dua sendok makan