Oops! Mohon Maaf, sistem keamanan kami mendeteksi bahwa browser yang Anda gunakan tidak bisa membuka situs ini dengan baik. Mohon Gunakan browser lain seperti: Google Chrome!
11 November 2018 /

Manfaat dan Khasiat Kapulaga untuk Kesehatan

Manfaat dan khasiat kapulaga untuk kesehatan mengenal pohon kapulaga, yang memiliki harga paling mahal nomor tiga di rempah-rempah dunia, kegunaan kapulaga, umumnya kapulaga di jual untuk berbagai keperluan seperti untuk tambahan bumbu penyedaprasa masakan dan keperluan pengobatan tradisional.

Kapulaga memiliki dua jenis yang sangat populer di dunia yaitu kapulaga hijau dan kapulaga hitam, cara mengolah kapulaga disesuaikan dengan kebutuhan baik untuk pelengkap bumbu penyedap masakan atau untuk mengobati berbagai penyakit tertentu.

Karena kapulaga memiliki banyak manfaat untuk kesehatan, maka tak mengherankan jika sekarang ini telah banyak budidaya kapulaga di berbagai wilayah di dunia. Manfaat dan khasiat kapulaga untuk kesehatan sangatlah banyak, dan untuk mengatahui itu semua, silahkan baca ulasan dibawah ini.

Cardamone - Manfaat dan Khasiat Kapulaga untuk Kesehatan

Sejarah Kapulaga

Kapulaga, atau dikenal juga dengan nama Cardamon atau Cardamum, adalah sejenis bumbu rempah  yang dibuat dari beberapa biji tanaman genus Elettaria dan Amomum dalam keluarga Zingiberaceae (keluarga jahe-jahean).

Kedua genera ini adalah tanaman asli Bangladesh, Bhutan, India, Indonesia, Nepal, dan Pakistan; biji kapulaga dapat dikenali dari biji polongnya yang kecil, segitiga di penampang dan berbentuk gelendong, dengan tipis, tipis kulit terluar dan biji hitam kecil.

Kapulaga sering digunakan sebagai rempah (bumbu) untuk masakan tertentu dan juga untuk campuran jamu atau obat-obatan herbal tradisional. Ada dua macam kapulaga yang banyak digunakan di Indonesia, yakni kapulaga jawa (Amomum compactum) dan kapulaga seberang atau kapulaga india (Elettaria cardamomum); keduanya termasuk ke dalam suku jahe-jahean atau Zingiberaceae.

Bunga Kapulaga - Manfaat dan Khasiat Kapulaga untuk Kesehatan

Penanam kopi dari Jerman bernama Oscar Majus Kloeffer memperkenalkan kapulaga India untuk budidaya di Guatemala sebelum Perang Dunia I, dan kini negara tersebut telah menjadi produsen dan eksportir terbesar dari kapulaga di dunia, diikuti oleh India. Beberapa negara lain, seperti Sri Lanka, dan Indonesia juga sudah mulai mengolahnya. Polong biji Elettaria berwarna hijau terang, sementara polong biji Amomum lebih besar dan berwarna cokelat tua. Kini kapulaga adalah rempah termahal ketiga di dunia, setelah saffron dan vanilla.

Etimologi, kata “kapulaga” berasal dari bahasa Latin cardamomum, yang merupakan Latinisation dari Yunani καρδάμωμον (kardamomon), senyawa κάρδαμον (kardamon), ” cress ” + ἄμωμον (amomon), yang mungkin adalah nama untuk jenis tanaman rempah-rempah India. bentuk dibuktikan pada awal kata κάρδαμον menandakan cress adalah Mycenaean Yunani ka-da-mi-ja, yang ditulis dalam Linear B suku kata skrip, di daftar perasa pada “Spice” tablet ditemukan di antara arsip istana di House of Sphinxes di Mycenae.

Nama  modern genus Elettaria berasal dari nama lokal. Akar Elam dibuktikan dalam semua bahasa Dravida yaitu. Kannada elakki (ಏಲಕ್ಕಿ), Telugu yelakulu (యేలకులు), Tamil elakkai (ஏலக்காய்) dan Malayalam elakkay (ഏലക്കായ്). Elemen kedua kai berarti “benih” atau “buah”. Wilayah Malabar memiliki hubungan perdagangan historis dan merupakan daerah yang menonjol dari budidaya kapulaga. Sebuah akar terkait juga hadir dalam bahasa Hindi ilaychi (इलायची), Bengali ælachi (এলাচি) dan Punjabi ilaichi (ਇਲੈਚ) “kapulaga hijau”. Dalam Sindhi disebut Photta (ڦوٽا). Dalam bahasa Sansekerta itu dikenal sebagai ela (एला) atau ellka (एल्ल्का). Dalam Marathi itu umumnya dikenal sebagai velchi (वेलची) atau veldoda (वेलदोडा). di Sri Lanka , tanaman ini dikenal sebagai Enasal oleh bahasa Sinhala.

Pada awal abad ke-21, Guatemala telah menjadi produsen terbesar kapulaga di dunia, dengan hasil rata-rata tahunan antara 25.000 dan 29.000 ton . Tanaman ini diperkenalkan di sana pada tahun 1914 oleh Oscar Majus Kloeffer, seorang pemilik perkebunan kopi di Jerman. India, sebelumnya produsen terbesar, sejak tahun 2000 telah menjadi kedua di seluruh dunia, menghasilkan sekitar 15.000 ton per tahun.

Kegunaan Kapulaga

Kapulaga memiliki rasa yang kuat dan unik, dengan intens aromatik. Bagi Anda yang gemar mengkonsumsi makanan seperti kari atau gulai khas India atau masakan khas Timur Tengah? Tentunya And sudh tak heran lagi dengan aroma harum yang khas dan juga sedikit rasa yang berbeda. Rasa dan aroma tersebut berasal dari rempah kapulaga ini.

Amomum cardamomum atau kapulaga merupakan salah satu remapah wajib disetiap masakan India dan Timur Tengah. Hal ini juga sering digunakan dalam kue di negara-negara Nordik , khususnya di Swedia dan Finlandia . Di Timur Tengah , kapulaga bubuk hijau digunakan sebagai bumbu untuk hidangan manis, serta penyedap tradisional dalam kopi dan teh. Kapulaga digunakan sampai batas luas dalam masakan gurih.

Di Asia kapulaga tak hanya digunakan dalam hidangan manis dan gurih, sebagai rempah penyedap masakan, ataupun pemberi aroma pada kue tapi juga biasa digunakan termasuk dalam gin dan teh herbal, serta untuk campuran jamu. Aromanya sangat khas karena kandungan minyak astiri yang tinggi pada kapulaga. Dan orang Inggris menyebutnya ‘grains of paradise’ karena aroma harum yang khas dari kapulaga.

Kapulaga terbagi ke dalam dua jenis yaitu kapulaga hijau dan kapulga putih. Kapulaga Putih, bentuk fisiknya agak bulat dan ringan. Bijinya berwarna hitam, kulitnya putih kecoklatan. Sedangkan kapulaga Hijau, atau lebih popular dikenal dengan Kapol India, bentuknya sedikit lebih panjang dan pipih.

Aromanya lebih tajam dan wangi, dengan biji berwarna hitam dan kulit sedikit kehijauan. Sebenarnya masih ada satu jenis kapulga lain, yaitu kapulaga cokelat. Aromanya mirip dengan kamper dan biasanya digunakan untuk hidangan nasi di Timur Tengah.

Di pasar dunia, kapulaga hijau harganya jauh lebih mahal dari kapulaga putih. Kapulaga juga dipercaya dapat meredakan batuk dan juga mencegah pengeroposan tulang. Biji kapulaga yang sudah dikeringkan itulah yang biasa digunakan sebagai obat.

Manfaat dan Khasiat Kapulaga untuk Kesehatan

Di Indonesia, Kapulaga yang umum adalah jenis A. compactum, sementara di negara-negara yang berbahasa Inggris yang umum disebut cardamom (true cardamom) adalah jenis E. cardamomum.

Kapulaga dikenal dengan banyak nama: kapulogo (Jw.); kapol (Sd.); kapolagha, palagha (Md.); kapulaga, karkolaka (bahasa Bali); kapulaga, garidimong (Sulsel); pelaga, puwar pelaga (Smt.); palaga, puwa palago (Mink.); kapulaga, kardamunggu (Btw.).  Juga, kepulaga, puar, pelaga (Mal.); amome à grappe (Prc.); serta Java cardamom, round cardamom, false cardamom (Ingg.). Namun ada pula yang mengenalnya sebagai Siamese cardamom, meskipun ini mungkin merujuk pada spesies yang berbeda.

Ciri-Ciri Kapulaga

Amom compact - Manfaat dan Khasiat Kapulaga untuk Kesehatan

Terna yang kuat, menahun, dan berbau aromatis pada pelbagai bagiannya. Tumbuh mencapai tinggi 2m, dengan rimpang yang tumbuh menjalar di bawah tanah, agak bulat gilig, gemang 1-2 cm, putih kekuningan, tertutupi sisik-kelopak tak berambut berwarna coklat kemerahan.

Batang-batang semu muncul agak terpisah-pisah, tumbuh tegak 1,5-2 m, bulat gilig berdiameter hingga 2,5 cm, hijau gelap. Daun-daun terletak berseling, duduk, bentuk lanset, 7,5-50 cm × 3-10 cm, pangkalnya perlahan-lahan menyempit, ujungnya meruncing dengan runcingan sepanjang 3 cm, hijau mengkilap dengan banyak bintik yang awalnya putih namun akhirnya merah darah.

Perbungaan muncul langsung dari rimpang, terpisah dari batang semu, adakalanya sebagian terbenam tanah; tandan bertangkai panjang hingga 10 cm, ditutupi oleh sisik-sisik yang rapat, yang tersusun seperti genting dan tidak rontok. Kelopak seperti tabung seperti seludang, 1,3 cm, berambut.

Mahkota berupa tuba, bertaju-3, taju 8 mm panjangnya bentuk jorong memita, putih atau kekuningan. Labellum bundar telur lebar, 15-18 mm × 10-15 mm, menyempit di pangkalnya, berambut halus di sisi dalam, kuning dengan pita tengah ungu gelap atau putih (kekuningan) dengan pita tengah kuning diapit garis ungu. Buah kapsul bulat agak tertekan, berdiameter 1-1,5 cm, bergaris-garis rapat dan berambut pendek halus, bermahkota sisa perhiasan bunga. Biji banyak, kecil-kecil, terlindung dalam salut biji (arilus) berwarna keputihan.

A. compactum adalah tumbuhan asli dan endemik di wilayah perbukitan di Jawa bagian barat. Kini ditanam dan mungkin meliar di berbagai tempat, A. compactum terutama dihasilkan secara komersial dari Jawa Barat dan Sumatra bagian selatan.

Tanaman ini terutama menyenangi wilayah dengan kelembaban yang tinggi, curah hujan antara 2.500-4.000 mm pertahun, suhu tahunan yang kurang lebih hangat dan stabil (23-28 °C), dan banyak hari hujan (sekurangnya 136 hari dalam setahun). Kapulaga juga menghendaki tempat yang setengah ternaungi, pada tanah-tanah yang terdrainase dengan baik, pH 5-6,8, dan memiliki kandungan bahan organik yang cukup tinggi.

Tumbuhan kapulaga tergolong dalam herba dan membentuk rumpun, sosoknya seperti tumbuhan jahe, dan dapat mencapai ketinggian 2-3 meter dan tumbuh di hutan-hutan yang masih lebat. Kapulaga hidup subur di ketinggian 200-1.000 meter di atas permukaan laut. Awalnya memang hidup liar, namun kini kapulaga sabrang dibudidayakan sebagai tanaman rempah. Tumbuhan berbatang basah ini memiliki batang berpelepah daun yang membalut batangnya. Letak daunnya berseling-seling.

Bunga tumbuhan ini tersusun dalam tandan yang keluar dari rimpangnya. Buahnya berbentuk bula telur, berbulu, dan berwarna kuning kelabu. Buahnya berkumpul dalam tandan kecil dan pendek. Bila masak, buahnya akan pecah dan membelah berdasarkan ruang-ruangnya. Di dalamnya terdapat biji yang berbentuk bulat telur memanjang.

 

Kapulaga berbuah pada umur 3 tahun. Buah kapulaga muncul dari batang semu dekat tanah, dan merayap bersama tandannya yang sepanjang 1 m, ke tanah sekitarnya. Supaya tidak kotor kecipratan tanah kalau hujan, petani pemiliknya menyelipkan lembaran plastik sebagai alas di bawah tandan buah itu.

Buah lonjong sepanjang 1 cm yang bersisi tiga itu dipetik kalau sudah montok, padat berisi, setengah matang. Warna hijaunya sudah berubah hijau muda. Tadinya hijau tua. Ketika berubah warna itulah baunya sedap sesedap-sedapnya.

Di India, buah yang sudah dikeringkan, disortir menurut ukuran dan warnanya. Yang sudah kuning jerami cantik, dikemas sebagai buah siap jual, sedangkan yang belum dipucatkan dulu dengan uap belerang. Penjagaan mutu inilah yang membuat India menjadi pengekspor kapulaga yang digemari orang. Buah yang sudah kering menjadi keriput, bergaris-garis, berisi 4 – 7 butir biji kecil coklat kemerah-merahan. Rasanya agak pedas seperti jahe, tetapi baunya tidak.

Kandungan Zat dalam Kapulaga (E. cardamomum)

minyak esensial,  Dalam minyak yang ditemukan α-terpineol 45%, myrcene 27%, limonene 8%, menthone 6%, β-phellandrene 3%, 1,8-cineol 2%, sabinene 2% dan heptana 2%. Sumber-sumber lain melaporkan 1,8-cineol (20 sampai 50%), α-terpenylacetate (30%), sabinene, limonene (2 sampai 14%), dan borneol .

Kandungan Zat dalam Kapulaga (A. compactum)

Minyak atsiri, sineol, terpineol, borneol, protein, gula, lemak, silikat, betakamfer, sebinena, mirkena, mirtenal, karvona, terpinil asetat, dan kersik. Dari kandungan tersebut kapulaga memiliki khasiat sebagai obat batuk. Kapulaga juga memiliki khasiat untuk mencegah keropos tulang.

Manfaat dan Khasiat Kapulaga untuk Kesehatan

Biji, yang diambil dari tumbuhan sebelum buah masak benar, dapat dimanfaatkan sebagai obat. Dalam dunia obat-obatan biji yang telah dikeringkan dinamakan semen cardamomi. Selain bijinya, yang digunakan untuk obat adalah bagian akar, buah, dan batangnya. Kapulaga memiliki khasiat sebagai obat batuk. Kapulaga juga memiliki khasiat untuk mencegah keropos tulang. Manfaat lainnya dari kapulaga termasuk:

Kaya akan kandungan minyak esensial

Seperti halnya dengan semua rempah-rempah, yang memiliki rasa khas, yang kaya kandungan minyak esensial. Kapulaga membuat tidak terkecuali: rasa yang kuat merupakan hasil dari kombinasi minyak esensial, yaitu: pinene, sabinene, myrcene, phellandrene, limonene, 8-cineol, terpinene, p-cymene, terpinolene, terpinen-4-ol, terpineol, terpineol acetate, linalool, linalyl acetate, citronellol, nerol, geraniol, methyl eugenol dan trans-nerolidol.

Tinggi kandungan antioksidan

Hanya 100g kapulaga memberikan 1.217% dari RDA mangan, antioksidan-mineral yang sangat kuat. Mangan adalah co-faktor untuk enzim yang disebut superoxide dismutase yang pada dasarnya memburu dan menghancurkan radikal bebas, molekul berbahaya yang menyebabkan peradangan dan mengganggu aktivitas sel normal, menyebabkan sel bermutasi dan berubah menjadi kanker.

Meningkatkan sistem kekebalan tubuh

Kapulaga mampu meningkatkan sistem kekebalan tubuh, karena memiliki kemampuan dalam melawan bakteri dan patogen lainnya, sehingga membantu tubuh Anda tetap sehat.

Memiliki cukup vitamin dan mineral

Dalam diet sehat setiap saat, kebutuhan vitamin dan mineral sangat penting karena tubuh kita membutuhkan nutrisi tidak hanya untuk mempertahankan hidup, tetapi juga untuk memperbaiki kerusakan yang terjadi sebagai akibat dari pola makan yang buruk, stres, penyakit dan gaya hidup. Dengan memberikan tubuh vitamin yang cukup, serta mineral dan antioksidan, Anda memberikan alat untuk bertahan hidup, memperbaiki dirinya sendiri dan sembuh dari penyakit.

Tingginya kandungan mangan di kapulaga mempromosikan penyembuhan luka dengan cepat, mendukung aktivitas tiroid dan memelihara sistem reproduksi yang sehat dan dengan demikian meningkatkan kesuburan. Karena efek menguntungkan pada kelenjar tiroid, mangan mendukung produksi tiroksin, hormon yang terlibat dalam perkembangan tulang dan saraf serta menjaga  metabolisme yang baik.

Kapulaga memiliki sifat anti-penuaan

Kapulaga kaya akan antioksidan, terutama mangan, tembaga dan vitamin C. Antioksidan berperan dalam melawan tanda-tanda yang datang sebagai akibat dari stres oksidatif (radikal bebas) dan proses perbaikan jaringan yang melestarikan kulit, yang pada akhirnya akan memperlambat penuaan.


Imun booster

Memiliki kandungan tinggi pada zinc (68%), cardamon mendukung sistem kekebalan tubuh dalam melawan virus dan bakteri dengan memperkuat serta mempercepat waktu pemulihan.

Secara keseluruhan, kapulaga tampaknya menjadi bumbu layak, yaitu, layak untuk berada di dapur Anda. karena kapulaga dikemas dengan berbagai gizi yang berguna untuk menjaga kesehatan tubuh.