Oops! Mohon Maaf, sistem keamanan kami mendeteksi bahwa browser yang Anda gunakan tidak bisa membuka situs ini dengan baik. Mohon Gunakan browser lain seperti: Google Chrome!
12 December 2018 /

Brokoli, Cegah Pertumbuhan Sel Kanker Payudara!

Manfaat sayuran brokoli memperlambat pertumbuhan sel kanker payudara, bugarfit.com, Sebuah senyawa yang ditemukan dalam brokoli dan sayuran lainnya, dapat memperlambat pertumbuhan sel kanker payudara, terutama pada tahap awal.

Ini adalah salah satu studi klinis pertama untuk melihat efek sulforaphane/Sulforafan pada jaringan payudara wanita yang didiagnosa menderita kanker payudara, dan peneliti menemukan bahwa senyawa itu juga mencegah pertumbuhan sel kanker.

Sulforafan, sulforaphane atau (R)-1-isotiosiano-4-metil-sulfonil butana, adalah salah satu fitokimia keluarga dari isotiosianat yang mempunyai struktur NCS. Sulforafan dalam tanaman berikatan dengan molekul gula menjadi glukosinolat. Setelah dimakan sulforafan akan terpisah dari molekul gula.

Sama seperti Isotiosianat lainnya, sulforafan glukosinolat ditemukan pada sayuran sawi-sawian (Cruciferae) seperti brokoli, kubis, bunga kol, turnip, lobak, sawi dan petsai. Namun, sulforafan ditemukan paling banyak pada kecambah brokoli.

Penelitian epidemiologi menunjukkan bahwa orang yang banyak memakan sayuran sawi-sawian terindikasi dapat mengurangi resiko terkena kanker. Uji terhadap hewan menunjukkan, konsumsi sayuran sawi-sawian mengurangi frekuensi, ukuran, dan jumlah sel tumor. Ketika sel kanker menyerang, tubuh memproduksi enzim yang dinamakan phase 2 enzymes.

Sulforaphane menginduksi terbentuknya phase 2 enzyme, dengan demikian karsinogen dapat dinetrasisasi sebelum menghancurkan DNA dan juga menghambat perubahan formasi benzo[a]pyrene-DNA dan 1,6-dinitropyrene-DNA.

Kekuatan induksi phase-2-enzymes di dalam sel prostat manusia ditentukan oleh sulforaphane. Sulforaphane juga dapat menghambat secara extra sel, intra sel dan antar sel dalam mencegah resistensi antiboitik Helicobacter pylori dan induksi benzo-a-pyrene yang menyebabkan tumor pada perut.

Dilansir dari ” IndiaTimes” (14/2/16).  Menurut Emily Ho, seorang profesor di Oregon State University di AS. Tujuan awal kami adalah untuk menentukan apakah suplemen sulforaphane akan bekerja dengan baik dan mungkin mengubah beberapa mekanisme epigenetik yang terlibat dalam kanker.

[Baca Juga] “Resep Jus Brokoli Sebagai Pencegah Kanker Payudara

Emily Ho mengaku terkejut saat melihat penurunan tanda-tanda pertumbuhan sel kanker, yang berarti senyawa ini dapat membantu memperlambat pertumbuhan sel kanker, Pendekatan diet secara tradisional telah dianggap terbatas untuk pencegahan kanker, namun sebenarnya hal ini bisa membantu memperlambat pertumbuhan tumor yang ada,” katanya.
Sulforaphane atau senyawa diet lainnya dapat ditambahkan ke pengobatan tradisional untuk terapi kanker, baik itu untuk mengobati, mencegah, memperlambat atapun menghentikan pengulangan kanker.
Penelitian ini dilakukan dengan 54 wanita dengan mammogram normal yang dijadwalkan untuk biopsi payudara dan dipelajari dalam acak, percobaan double-blind. Mereka menerima plasebo atau suplemen yang tersedia yang mengandung sulforaphane. Jumlah sulforaphane yang mereka terima akan sama, sekitar satu cangkir tunas brokoli per hari, jika dimakan sebagai makanan.
Sejumlah studi di masa lalu telah menemukan bahwa wanita dengan asupan tinggi sayuran – seperti brokoli, kembang kol, kubis atau kol – memiliki penurunan resiko terkena kanker payudara. Penelitian juga telah menunjukkan bahwa sulforaphane, yang ditemukan di tingkat tertinggi dalam makanan, dapat memodulasi resiko kanker payudara pada beberapa tahap karsinogenesis dan melalui mekanisme yang berbeda.
Para peneliti masih melakukan penelitian tambahan untuk mengevaluasi respon dosis, bekerja dengan populasi yang lebih besar, dan memeriksa respon dari target molekul lain yang relevan baik makanan atau suplemen yang mengandung sulforaphane. Beberapa penelitian lain juga menunjukkan bahwa berbagai jenis persiapan ekstrak brokoli mungkin lebih memadai untuk penggunaan jenis ini.
Selain memperlambat pertumbuhan sel kanker payudara, kandungan Sulforaphane juga berfungsi sebagai antioksidan dan membantu menurunkan tekanan darah. Penelitian yang dilakukan Tokyo University of Agriculture menunjukkan bahwa orang yang memakan 100 gram kecambah brokoli setiap hari selama satu minggu, kadar kolesterol dalam darahnya berkurang.   

Baca jugaManfaat Luar Biasa Sayuran brokoli

Brokoli, Cegah Pertumbuhan Sel Kanker Payudara!