Oops! Mohon Maaf, sistem keamanan kami mendeteksi bahwa browser yang Anda gunakan tidak bisa membuka situs ini dengan baik. Mohon Gunakan browser lain seperti: Google Chrome!
20 November 2018 /

5 Jenis Makanan Pencegah Diabetes

makanan pencegah diabetes mellitus, menu makanan untuk penderita diabetes, Jenis Makanan Pencegah Diabetes
Makanan memiliki peranan penting dalam memerangi diabetes dan gangguan yang berhubungan dengan insulin lainnya. Diabetes tipe 2 dan gangguan kesehatan yang berhubungan dengan insulin lain seperti sindrom metabolik adalah epidemi kesehatan global terbesar. Apa yang kita makan adalah faktor yang paling penting dalam mencegah mereka. Ketika diet Anda penuh dengan kalori kosong dan berlimpahnya gula dan karbohidrat olahan, sel-sel Anda perlahan-lahan menjadi resisten atau kebal terhadap efek insulin. Berikut ini adalah 5 Jenis Makanan Pencegah Diabetes.

Keju dan Yogurt Dapat Membantu Mencegah Diabetes

Keju dan yoghurt rendah lemak juga akan membantu menjauhkan Anda dari diabetes. Peneliti Inggris dan Belanda memandang diet dari 16.800 orang dewasa yang sehat dan 12.400 pasien dengan diabetes tipe 2 di Eropa, termasuk Inggris. Penelitian, yang diterbitkan dalam American Journal of Clinical Nutrition, menemukan bahwa mereka yang makan keju dan yoghurt, 12 persen lebih kecil kemungkinannya untuk mengembangkan diabetes tipe 2.

Buah Apel
Ungkapan populer mempromosikan bahwa “sebuah apel sehari akan menjauhkan Anda dari dokter,” tetapi beberapa penderita diabetes khawatir bahwa buah benar-benar akan membahayakan kesehatan mereka. Penderita diabetes harus konsisten mengikuti rencana makan yang sehat untuk menjaga kadar glukosa darah tetap stabil. Karena kadar glukosa stabil ini, makanan tinggi gula biasanya dihindari.

Untungnya, gula yang terkandung dalam buah bisa diterima dalam diet diabetes yang seimbang. Penderita diabetes harus merasa bebas untuk makan apel, bersama dengan sebagian besar buah-buahan lainnya.

Satu apel  mengandung serat sekitar 4 g dan vitamin C sekitar 8 g. Sayangnya, apel bukan merupakan sumber yang sangat baik dari vitamin atau mineral lainnya. Namun, mereka mengandung sejumlah besar antioksidan dan flavonoid. Antosianin, senyawa yang banyak ditemukan di dalam apel ampuh membantu mengatur kadar gula darah.

Seperti hampir semua makanan lain, ukuran porsi tetap penting. Makan terlalu banyak apel pada satu waktu dapat menyebabkan lonjakan gula darah. Pilih apel kecil atau menengah daripada satu apel besar. Memilih yang segar, atau apel mentah. Dan hindari apel yang telah dicelupkan ke dalam karamel atau cokelat.

Bayam
Bayam kaya akan banyak nutrisi yang membuatnya menjadi sayuran yang sangat menyehatkan. Sebuah studi di Inggris menunjukkan bahwa mengonsumsi bayam setiap hari mengurangi risiko diabetes sebesar 14 persen

Kayu manis

Kayu manis memiliki begitu banyak manfaat kesehatan. Rempah-rempah yang satu ini membantu menurunkan glukosa darah puasa, menurunkan kadar trigliserida, kolesterol jahat dan mampu meningkatkan sensitivitas insulin.

Red wine

Red wine mungkin memberikan manfaat bagi orang dengan diabetes tipe 2. Resveratrol, senyawa dalam red wine ternyata mampu membantu meningkatkan fungsi gula darah dengan mengatur hormon insulin.

Sebuah studi baru-baru mengungkapkan bahwa konsumsi moderat Red wine dapat mengurangi risiko penyakit jantung pada orang dengan diabetes tipe 2. Dalam studi tersebut, lebih dari 200 peserta dipantau selama dua tahun.  Setelah dua tahun, mereka yang minum Red wine memiliki kadar high density lipoprotein (HDL, atau kolesterol baik) daripada yang mereka lakukan sebelumnya, dan menurunkan kadar kolesterol secara keseluruhan. Mereka juga melihat manfaat dalam kontrol glikemik.

Para peneliti menyimpulkan bahwa minum Red wine dalam jumlah moderat dengan diet sehat dapat dengan “sederhana menurunkan” risiko penyakit jantung pada orang dengan diabetes tipe 2. 

Walaupun Red wine bermanfaat dalam mengatasi masalah diabetes, bukan berarti Anda bisa mengonsumsinya dengan bebas. Asupan moderat adalah kuncinya. Saran BacaanKunyit Bahan Alami Mencegah Diabetes“.