Oops! Mohon Maaf, sistem keamanan kami mendeteksi bahwa browser yang Anda gunakan tidak bisa membuka situs ini dengan baik. Mohon Gunakan browser lain seperti: Google Chrome!
21 November 2018 /

Ini Dia Manfaat Dan Khasiat Buah Avokad (Alpukat)

Apokat, Avokad, alpukat, atau Persea americana ialah tumbuhan penghasil buah meja dengan nama sama. Tumbuhan ini berasal dari Meksiko dan Amerika Tengah dan kini banyak dibudidayakan di Amerika Selatan dan Amerika Tengah sebagai tanaman perkebunan monokultur dan sebagai tanaman pekarangan di daerah-daerah tropika lainnya di dunia.
Ini Dia Manfaat Dan Khasiat Buah Avokad (Alpukat)

Pohon Apokat dengan batang mencapai tinggi 20m dengan daun sepanjang 12 hingga 25 cm. Bunganya tersembunyi dengan warna hijau kekuningan dan ukuran 5 hingga 10 milimeter. Ukurannya bervariasi dari 7 hingga 20 sentimeter, dengan massa 100 hingga 1000 gram; biji yang besar, 5 hingga 6,4 sentimeter.

Buahnya bertipe buni, memiliki kulit lembut tak rata berwarna hijau tua hingga ungu kecoklatan, tergantung pada varietasnya. Daging buah apokat berwarna hijau muda dekat kulit dan kuning muda dekat biji, dengan tekstur lembut.
Tanaman alpukat merupakan tanaman buah berupa pohon dengan,nama alpuket (Jawa Barat), alpokat (Jawa TimurlJawa Tengah), boah pokat, jambo pokat (Batak), advokat, jamboo mentega, jamboo pooan, pookat (Lampung) dan lainlain. Tanaman alpukat berasal dari dataran rendah/tinggiAmerika Tengah dan diperkirakan masuk ke lndonesia pada abad ke-l8. Secara resmi antara tahun 1920-1930 lndonesia telah mengintroduksi 20 varietas alpukat dari Amerika Tengah dan Amerika Serikat untuk memperoleh varietas-varietas unggul guna meningkatkan kesehatan dan gizi masyarakat, khususnya di daerah dataran tinggi.
Nama apokat atau avokad (dari bahasa Inggris, avocado) berasal dari bahasa Aztek, ahuacatl (dibaca kira-kira “awakatl”). Suku Aztek berada di daerah Amerika Tengah dan Meksiko. Karena itu, buah ini pada awalnya dikenal di daerah tersebut.

Pada saat pasukan Spanyol memasuki wilayah tersebut sekitar awal abad ke-16, berbagai tumbuhan dari daerah ini, termasuk apokat, diperkenalkan kepada penduduk Eropa. Orang pertama yang memperkenalkan buah apokat kepada penduduk Eropa yaitu Martín Fernández de Enciso, salah seorang pemimpin pasukan Spanyol. Dia memperkenalkan buah ini pada tahun 1519 kepada orang-orang Eropa. Pada saat yang sama juga, para pasukan Spanyol yang menjajah Amerika Tengah juga memperkenalkan kakao, jagung, dan kentang kepada masyarakat Eropa. Sejak itulah buah apokat mulai disebar dan dikenal oleh banyak penduduk dunia.

Apokat memiliki banyak manfaat. Bijinya digunakan dalam industri pakaian sebagai pewarna yang tidak mudah luntur. Batang pohonnya dapat digunakan sebagai bahan bakar. Kulit pohonnya digunakan sebagai pewarna warna cokelat pada produk dari bahan kulit. Daging buahnya dapat dijadikan hidangan serta menjadi bahan dasar untuk beberapa produk kosmetik dan kecantikan. Selain itu, daging buah apokat untuk mengobati sariawan dan melembabkan kulit yang kering. Daun apokat digunakan untuk mengobati kencing batu, darah tinggi, sakit kepala, nyeri saraf, nyeri lambung, saluran napas membengkak dan menstruasi yang tidak teratur. Bijinya dapat digunakan untuk mengobati sakit gigi dan kencing manis.
Zat Kaya Manfaat dalam Atpukat
Alpukat atau avokad memiliki kandungan nutrisi yang sangat tinggi. Alpukat atau avokad setidaknya mengandung 11 vitamin dan14 mineral yang bermanfaat. Alpukat kaya akan protein, riboflavin (atau dikenal sebagai vitamin B2), niasin (atau dikenalsebagai vitamin B3), potasium (atau lebih dikenal sebagai kalium), dan vitamin C.
Selain itu alpukat mengandung lemak yang cukup tinggi. Namun jangan takut karena lemak pada alpukat mirip dengan lemak pada minyak zaitun yang sangat sehat. Lemak yang dikanduhg dalam alpukat adalah lemak tak jenuh yang berdampak positif dalam tubuh. Lemak pada alpukat juga digunakan dalam pembuatan sabun dan kosmetik. Berikut ini penjelasan beberapa zat dalam alpukat atau avokad yang bermanfaat bagi tubuh kita:
1. Vitamin E dan Vitamin A
Vitamin E dikenal sebagai vitamin yang bergunan untuk menghaluskah kulit. Campuran vitamin E dan vitamin A sangat berguna dalam perawatan kulit. Kombinasi vitamin E dan vitamin A membuat kulit menjadi kenyal, menghilangkan kerut, membuat kulit terlihat muda dan segar.
2. Potasium atau Kalium.
Potasium (dikenat juga sebagai kalium) yang ada dalam alpukat dapat mengurangi depresi, mencegah pengendapan cairan dalam tubuh dan dapat menurunkan tekanan darah.

3. Lemak Tak Jenuh.
Dalam alpukat ada lemak nabati yang tinggi yang tak jenuh. Lemak ini berguna untuk menurunkan kadar kolesterol darah (LDL), yang berarti dapat mencegah penyakit stroke, darah tinggi, kanker atau penyakit jantung. Lemak tak jenuh pada alpukat juga mudah dicerna tubuh sehingga dapat memberikan hasil maksimal pada tubuh. Lemak tak jenuh pada alpukat juga mengandung zat anti bakteri dan anti jamur.

4. Asam Oleat
Asam oleat merupakan antioksidan yang sangat kuat yang dapat menangkap radikal bebas dalam tubuh akibat polusi. Radikal bebas dalam tubuh akan menimbulkan berbagai macam keluhan kesehatan.

5. Vitamin B6
Vitamin ini berkhasiat untuk meredakan sidrom pra-haid atau pra-menstruasi (PMS) yang umumnya diderita wanita setiap bulan.

6. Zat Besi dan Tembaga.
Zat ini diperlukan dalam proses regenerasi darah sehingga mencegah penyakit anemia. 7. Mineral Mangaandan Seng. Unsur ini bermanfaat untuk meredakan tekanan darah tinggi, memantau detak jantung dan menjaga fungsi saraf tetap terjaga.

Manfaat Buah Apukat.

Alpukat adalah salah satu buah yang diketahui mengandung banyak manfaat bagi tubuh. Buah ini diketahui memiliki banyak nilai nutrisi di dalamnya, termasuk karbohidrat, lemak, serat diet, protein, dan lainnya. Nutrisi pada buah alpukat tersebut bisa dimanfaatkan manusia dalam menyehatkan tubuh. Berikut adalah beberapa khasiat yang dimiliki oleh buah alpukat, seperti dilansir dari “Mag for Women” dan “Boldsky“.

1. Menurunkan kolesterol.
Mengonsumsi buah alpukat diketahui bisa menurunkan kolesterol LDL (atau kolesterol jahat). Tak hanya itu, buah alpukat juga membantu menaikkan jumlah kolesterol HDL (kolesterol yang baik).

2. Tekanan darah.
Buah alpukat diketahui bisa membantu menurunkan dan mengontrol tekanan darah. Hal ini karena adanya zat potasium yang terdapat dalam alpukat.

3. Mengontrol gula darah.
Alpukat mengandung lemak tak jenuh tunggal (mono-saturated fat) yang membantu mengatasi resistensi insulin. Dengan begitu, kandungan ini juga membantu tubuh untuk mengontrol tingkat gula dalam darah.

4. Melindungi dari kanker.
Penelitian yang dilakukan pada hewan dengan memberi mereka makan ekstrak alpukat menunjukkan bahwa alpukat juga bisa membantu mencegah kanker kulit, kanker prostat, dan kanker mulut. Meski begitu, penelitian lanjutan pada manusia masih belum dilakukan dan masih terbatas.

5. Mencegah peradangan.
Penelitian juga menunjukkan bahwa selain nikmat, alpukat juga memiliki nutrisi yang bisa membantu mencegah peradangan. Hal ini bisa dimanfaatkan untuk mencegah risiko penyakit yang berkaitan dengan munculnya peradangan pada tubuh.

6. Meningkatkan berat badan.
Mengonsumsi alpukat adalah cara yang sehat untuk meningkatkan berat badan. Alpukat mengandung kalori yang cukup dan banyak nutrisi untuk membantu menaikkan berat badan. Jika Anda terlalu kurus dan butuh meningkatkan berat badan, alpukat bisa jadi salah satu sahabat Anda.

7. Menyehatkan kulit dan rambut.
Minyak alpukat seringkali digunakan dalam kosmetik untuk melembapkan kulit dan membuatnya bercahaya.

8. Sumber vitamin dan mineral
Alpukat kaya akan vitamin dan mineral yang diperlukan untuk memenuhi kebutuhan nutrisi bayi. Jadi, jangan ragu untuk memberikan alpukat kepada bayi.

9. Melancarkan pencernaan
Alpukat mudah dicerna oleh bayi. Selain itu, mengonsumsi alpukat juga mengontrol tanda-tanda gangguan pencernaan pada bayi. Bahkan, mengonsumsi alpukat mencegah bayi sakit perut.

10. Melindungi liver
Alpukat adalah makanan super sehat untuk bayi. Memberikan ASI plus alpukat mencegah kerusakan liver pada bayi dan mempertahankan kesehatannya.

11. Mencegah peradangan
Makan alpukat dapat mencegah bayi mengalami peradangan. Selain itu, makan alpukat juga mencegah iritasi pada kulit bayi yang sensitif. Hal ini karena alpukat mengandung antioksidan yang baik untuk mencegah peradangan.

12. Membantu menyembuhkan luka

Menyusui dan memberikan alpukat adalah cara terbaik untuk menyembuhkan luka pada kulit bayi. Bahkan, efek ini lebih baik dibanding memberikan obat kepada bayi.

Sejauh ini, manfaat pengenalan alpukat untuk bayi diketahui jauh lebih besar daripada kemungkinan resiko yang ada padanya. Namun untuk informasi tambahan bila Anda memperkenalkan setiap makanan baru untuk bayi Anda, penting untuk melihat potensi alergi makanan dan masalah pencernaan.

Jika bayi Anda pada risiko tinggi untuk alergi makanan, misalnya salah satu orang tuanya memiliki alergi makanan, sebaiknya terlebih dahulu berkonsultasi dengan dokter Anda sebelum memberikan makanan baru pada bayi.